Mahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). (AP Photo/Achmad Ibrahim)
ADVERTISEMENT
Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi bertajuk Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). Kericuhan terjadi saat massa berupaya menutup akses jalan hingga terjadi aksi saling dorong dengan aparat kepolisian.
Situasi memanas ketika massa membakar ban dan sejumlah benda di lokasi aksi. Petugas kemudian memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait evaluasi kinerja kabinet, penguatan ekonomi nasional, evaluasi BGN, serta peningkatan kesejahteraan guru. Massa kemudian membubarkan diri pada sore hari.
Mahasiswa PMII saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad IbrahimMahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad IbrahimMahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad IbrahimMahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad IbrahimMahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad IbrahimMahasiswa PMII dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). AP Photo/Achmad Ibrahim
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kericuhan unjuk rasa DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, menjanjikan introspeksi dan menghormati hak berpendapat. Simak detailnya!