KAI terus melakukan peningkatan fasilitas di sejumlah stasiun LRT Jabodebek untuk mendukung perjalanan masyarakat yang aman dan nyaman. Peningkatan fasilitas dilakukan melalui optimalisasi sistem penerangan, peremajaan lift dan eskalator, serta perawatan berbagai infrastruktur stasiun guna menjaga keandalan layanan sejak pengguna memasuki area stasiun hingga mencapai tujuan akhir perjalanan.
Sepanjang tahun 2026, pekerjaan peningkatan fasilitas dilakukan di sejumlah titik, antara lain penambahan dan optimalisasi sistem penerangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Pancoran, area pintu masuk dan JPO Stasiun Kuningan, area JPO dan lift Stasiun Rasuna Said, serta penambahan pendingin udara di area concourse Stasiun Dukuh Atas.
KAI juga menjalankan program peremajaan dan peningkatan keandalan lift serta eskalator di Stasiun Jatimulya, Bekasi Barat, Jatibening Baru, dan Cikunir 1. Program tersebut mencakup penggantian sejumlah komponen utama untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran penggunaan fasilitas oleh masyarakat.
Selain itu, perawatan korektif pada lapisan kedap air atap stasiun dilakukan di seluruh jaringan LRT Jabodebek untuk memastikan kondisi fasilitas tetap optimal dan mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna dalam berbagai kondisi cuaca.
Peningkatan fasilitas stasiun menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik yang aman dan terintegrasi. Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam setiap proses perawatan dan peningkatan fasilitas, baik bagi pengguna maupun petugas yang bertugas di area stasiun.
Upaya tersebut berlangsung seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek. Pada periode Januari hingga Mei 2025, LRT Jabodebek melayani sebanyak 10.727.798 pengguna. Jumlah tersebut meningkat menjadi 13.211.856 pengguna pada periode yang sama tahun 2026.
Kenaikan jumlah pengguna juga terlihat dari rata-rata pengguna harian pada hari kerja yang meningkat dari sekitar 98 ribu pengguna pada Januari hingga Mei 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode yang sama tahun 2026.
Peningkatan mobilitas masyarakat menunjukkan semakin besarnya peran LRT Jabodebek sebagai bagian dari sistem transportasi perkotaan yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lainnya. Keandalan fasilitas stasiun menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran perpindahan moda dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna.