Prabowo: Dirut Garuda Menghadap Saya, Tambah Botak Kepalanya
Dalam suasana rapat, Prabowo sempat berkelakar bahwa Glenny akan 'tambah botak' usai bertemu dirinya, yang disambut tawa para peserta.
Presiden Prabowo Subianto meminta Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Glenny H. Kairupan, untuk menghadap dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama Kabinet Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). Dalam suasana rapat, Prabowo sempat berkelakar bahwa Glenny akan 'tambah botak' usai bertemu dirinya, yang disambut tawa para peserta rapat.
Awalnya, Prabowo menyampaikan, jika Indonesia baru pertama kali mendapatkan lahan di Kota Mekkah dengan total 45 hektare.
"Untuk pertama kali dalam sejarah, Indonesia diberi kehormatan, kita sekarang sudah punya lahan di Kota Suci Mekkah. Lahannya adalah sekitar... Menteri Agama berapa hektar sekarang? 45 hektar ya, yang lama dan yang baru. Total 45," kata Prabowo dalam sambutannya.
45 Hektare
Nantinya, 45 hektare itu akan dibuat sebagai Perkampungan Haji Indonesia dengan mendirikan belasan bahkan puluhan menara untuk bisa menampung para jemaah.
"Di sini ada Danantara ada di sini, tapi Pak Rosan ke luar negeri ya. 45 hektar itu kita akan bikin Perkampungan Haji Indonesia. Sekian belas menara, sekian puluh menara yang bisa menampung," ujarnya.
"Dan bahkan saya sudah mengajukan, dan di prinsip sudah disetujui, saya minta izin dari Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji," sambungnya.
Mempercepat Proses
Terminal khusus untuk haji itu dimintanya agar nantinya mempermudah atau mempercepat proses masuk dan dan keluar. Oleh karenanya, ia pun menginstruksikan agar ada pendekatan cepat dengan Saudi Air.
"Jadi nanti terminal itu khusus untuk haji kita supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar. Di sini ada Dirut Garuda, kemudian Danantara ya, saya telah instruksikan untuk mendekati Saudi Air supaya Garuda dan Saudi Air bikin joint venture," ucapnya.
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengungkapkan, selama ini pesawat Garuda tidak membawa penumpang usai mengantarkan jamaah Indonesia ke Arab.
"Jadi selama ini, pesawat Garuda berangkat bawa haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian, dia mengembalikan haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong," ungkapnya.
"Saya mengatakan kenapa tidak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50% Arab Saudi, 50% Indonesia. Pesawat terbang ini ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh. Harga bisa turun lagi, waktu bisa lebih singkat lagi," sambungnya.
Menghadap
Disini lah, kemudian Prabowo pun meminta untuk Dirut PT Garuda untuk menghadap kepadanya. Bahkan, ia berkelakar jika Glenny akan tambah botak usai bertemu dirinya.
"Ini supaya dikerjakan. Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu ya. Ini harus kerja cepat. Pemerintah ini kerja cepat. Nanti Dirut Garuda menghadap saya, tambah botak dia kepalanya," katanya.