Polres Tanah Laut Gelar Operasi Ketupat Intan 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Lancar
Polres Tanah Laut (Tala) kembali menggelar Operasi Ketupat Intan 2026 untuk mengamankan arus mudik, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, hingga arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Tala. Operasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyaraka
Polres Tanah Laut (Tala), Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), secara resmi memulai Operasi Ketupat Intan 2026 untuk menjamin keamanan dan kelancaran selama periode mudik Lebaran. Operasi terpusat ini mencakup pengamanan arus mudik, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, serta arus balik di seluruh wilayah Kabupaten Tala. Fokus utama adalah mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan selama libur panjang.
Operasi kepolisian ini dilaksanakan mulai hari Minggu, 15 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi terkait. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan maksimal kepada warga yang akan melakukan perjalanan mudik atau merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menegaskan komitmen untuk menciptakan suasana yang kondusif.
AKBP Ricky Boy Siallagan menyatakan bahwa Operasi Ketupat Intan 2026 dirancang untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman. Pengamanan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode sibuk tersebut.
Fokus Pengamanan Arus Mudik dan Pusat Keramaian
Fokus utama Operasi Ketupat Intan 2026 adalah pengamanan mobilitas masyarakat yang meningkat drastis selama periode Lebaran. Aparat akan memperkuat pengawasan di berbagai titik strategis, termasuk jalur utama mudik dan kawasan pusat perbelanjaan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan potensi tindak kejahatan yang sering terjadi di lokasi ramai.
Selain jalur mudik, pengamanan juga menyasar tempat ibadah, pusat keramaian masyarakat, dan objek wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung. Polres Tanah Laut menyiapkan pola pengamanan terpadu berupa patroli rutin serta pengaturan arus lalu lintas. Kesiapsiagaan petugas di lapangan menjadi prioritas guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban.
Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan kondusif. Mobilitas masyarakat diharapkan tetap aman dan terkendali, baik saat berangkat mudik, merayakan Lebaran, maupun kembali ke daerah asal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk melayani masyarakat.
Sinergi Lintas Instansi untuk Keamanan Bersama
Keberhasilan Operasi Ketupat Intan 2026 sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi antarinstansi. Pengamanan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta tenaga kesehatan. Instansi terkait lainnya juga turut serta dalam mendukung kelancaran operasi ini.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor ini. Menurutnya, sinergi seluruh instansi sangat krusial agar pengamanan berjalan maksimal dan masyarakat merasa aman saat merayakan Lebaran. Koordinasi yang solid antarlembaga akan memastikan respons cepat terhadap setiap situasi yang mungkin timbul.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani dengan efektif. Masyarakat diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan perjalanan mudik maupun balik dapat berlangsung tertib dan lancar. Tujuan akhir operasi ini adalah mewujudkan Lebaran yang aman dan nyaman bagi semua warga Tanah Laut.
Sumber: AntaraNews