Perkelahian Antar Pelajar Pecah di Depan SMAN 1 Baradatu, Satu Dibawa ke Puskesmas
Tak lama berselang, seorang wanita berbaju putih yang diduga guru datang dan melerai pertikaian tersebut.
Sebuah video perkelahian antar pelajar di depan SMAN 1 Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, viral di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung Rabu (20/8) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam video berdurasi 26 detik itu, tampak dua remaja pria berseragam sekolah terlibat aksi saling pukul, sementara sejumlah siswa lain terlihat menonton dan merekam kejadian tersebut. Terdengar juga suara siswa yang berteriak, "Woy pisahin woy," mencoba menghentikan perkelahian itu.
Tak lama berselang, seorang wanita berbaju putih yang diduga guru datang dan melerai pertikaian tersebut.
"Dari tadi, Bu, itu dari tadi," kata seorang siswi dalam video itu.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Baradatu, Santi Armada, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa perkelahian itu terjadi antara sesama siswa kelas X.
"Benar, tapi langsung dilerai oleh Bu Wulan, guru di sini. RH langsung dibawa ke Puskesmas Baradatu karena mengalami luka," ujar Santi kepada wartawan, Kamis (21/8).
Menurut keterangan pihak sekolah, perkelahian itu dipicu oleh ketidakterimaan dua siswa berinisial MA dan VR yang dilaporkan oleh RH, ketua kelas X-5, kepada guru karena membolos pelajaran Kimia. MA dan VR tidak terima ditegur, hingga akhirnya terjadi cekcok yang berujung perkelahian.
Pihak sekolah menyayangkan insiden tersebut dan berjanji akan meningkatkan sistem pembinaan serta pengawasan terhadap para siswa.
"Tentu kami akan mengupayakan yang terbaik agar kejadian serupa tidak terulang. Ini adalah kesalahpahaman antarsiswa, dan bagaimanapun, mereka tetap anak-anak kami," katanya.