Pemulangan Jenazah Pilot ATR Kecelakaan Bulusaraung, Disambut Upacara Penghormatan di KKP
Jenazah pilot senior Capt. Andy Dahananto, korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, dipulangkan ke Jakarta malam ini bersama sembilan korban lainnya, dengan upacara penghormatan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Jenazah Capt. Andy Dahananto, pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), tiba di Jakarta pada Sabtu malam (24/1) setelah dipulangkan dari Makassar. Ia merupakan salah satu korban kecelakaan udara tragis di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pemulangan ini menandai langkah awal menuju proses penghormatan terakhir bagi para korban.
Pemulangan jenazah Capt. Andy bersama sembilan korban lainnya dilakukan melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Kedatangan jenazah diperkirakan terjadi pada Sabtu tengah malam atau Minggu dini hari. Proses ini melibatkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran.
Seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Upacara penghormatan akan diselenggarakan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Minggu (25/1), dipimpin langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.
Proses Pemulangan dan Penghormatan di KKP
Jenazah Capt. Andy Dahananto diterbangkan dari Makassar pada pukul 21.30 WIT menuju Jakarta. Informasi ini didapatkan dari salah satu pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Tangerang. Proses pemulangan ini dilakukan dengan penuh duka cita.
Bersama Capt. Andy, sembilan jenazah korban lainnya juga turut diterbangkan ke Jakarta. Mereka semua adalah korban dari insiden kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menyisakan duka mendalam. Seluruh jenazah akan mendapatkan penghormatan yang layak.
Setibanya di Jakarta, jenazah para korban akan menjalani upacara penghormatan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Minggu (25/1). Upacara ini akan dipimpin langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. Setelah upacara, jenazah akan diserahkan kepada masing-masing keluarga.
Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung. Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan bahwa 10 korban telah teridentifikasi. Ini termasuk tujuh kru dan tiga penumpang pesawat.
Dari total 11 kantong jenazah yang diterima tim DVI dari tim SAR, identifikasi menunjukkan kecocokan identitas 10 orang sesuai manifest. Proses identifikasi ini dilakukan dengan cermat untuk memastikan setiap korban teridentifikasi dengan benar. Hasil identifikasi ini membawa kejelasan bagi keluarga korban.
Beberapa korban yang teridentifikasi antara lain Yoga Nouval Prakoso (penumpang KKP), Ferry Irawan (penumpang KKP), Muhammad Parhan Gunawan (Co-Pilot), Hariadi (kru pesawat), Dwi Murdiono (kru pesawat), Restu Adi Pribadi (kru pesawat), dan tentu saja, Capt. Andy Dahananto (pilot). Identifikasi ini didasarkan pada kode Post Mortem (PM) yang cocok dengan Ante Mortem (AM).
Rencana Pemakaman Capt. Andy Dahananto
Ketua RT 06, Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Franciscus Nasir, mengonfirmasi rencana pemakaman Capt. Andy Dahananto. Jenazah rencananya akan dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa. Keluarga telah mempersiapkan segala sesuatunya.
Pihak RT setempat telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk menyambut dan memakamkan jenazah pilot pesawat ATR 42-500 tersebut. Fasilitas yang disiapkan meliputi ambulans, liang lahat, hingga tempat ibadah untuk shalat jenazah jika diperlukan. Ini menunjukkan dukungan komunitas terhadap keluarga yang berduka.
Diperkirakan jenazah Capt. Andy akan tiba di rumah duka pada Minggu siang setelah proses di Jakarta. Segala persiapan telah dilakukan untuk memastikan prosesi pemakaman berjalan lancar dan khidmat. Komunitas siap memberikan dukungan penuh dalam masa sulit ini.
Sumber: AntaraNews