Pemkot Jakbar Gelar Operasi Katarak Gratis, Targetkan Ratusan Warga
Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menyelenggarakan operasi katarak gratis pada 11 April 2026 di RSUD Cengkareng, menargetkan 250 warga untuk membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatan optimal.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Inisiatif mulia ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jakarta Barat, tokoh masyarakat, dan RSUD Cengkareng.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, secara langsung mengonfirmasi rencana tersebut di Jakarta, Kamis. Beliau mengajak seluruh warga Jakarta Barat yang membutuhkan untuk segera mendaftar dan berpartisipasi dalam program kesehatan ini. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah melalui puskesmas atau kantor kelurahan terdekat.
Program operasi katarak gratis ini menargetkan setidaknya 250 orang penerima manfaat. Namun, Wali Kota Iin Mutmainnah menegaskan bahwa kuota tersebut bersifat fleksibel dan tim medis siap melayani lebih banyak pasien jika pendaftar melebihi target awal. Harapannya, kegiatan ini dapat membantu banyak individu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Kolaborasi dan Target Peserta Operasi Katarak Gratis
Pelaksanaan operasi katarak gratis ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu prioritas Pemkot Jakarta Barat. Keterlibatan tokoh masyarakat juga memperkuat jangkauan program ini kepada warga yang membutuhkan.
Target awal sebanyak 250 orang telah ditetapkan untuk operasi katarak ini. Namun, Pemkot Jakarta Barat berkomitmen untuk tidak membatasi jumlah peserta jika antusiasme warga sangat tinggi. Tim medis di RSUD Cengkareng siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pendaftar, menunjukkan dedikasi dalam mengatasi masalah katarak di wilayah tersebut.
Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi angka penderita katarak di Jakarta Barat. Dengan penglihatan yang pulih, warga dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan produktivitas mereka. Program ini juga menjadi contoh baik sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan komunitas dalam pelayanan publik.
Jadwal Penting dan Proses Pendaftaran Operasi Katarak
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menjelaskan secara rinci jadwal pelaksanaan bakti sosial ini. Proses pendaftaran telah dibuka sejak 6 Maret hingga 3 April 2026, memberikan waktu yang cukup bagi warga untuk mendaftarkan diri. Setelah pendaftaran, akan dilanjutkan dengan skrining kesehatan.
Skrining kesehatan akan dilaksanakan di puskesmas-puskesmas di seluruh Jakarta Barat mulai 6 Maret hingga 4 April 2026. Tahap praoperasi dijadwalkan pada 4 April 2026, diikuti dengan pelaksanaan operasi utama pada 11 April 2026. Kontrol pasca operasi akan dilakukan sehari setelahnya, yaitu pada 12 April 2026, untuk memastikan pemulihan pasien berjalan lancar.
Saat ini, antusiasme warga sangat tinggi, terbukti dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 256 orang. Angka ini melebihi target awal dan menunjukkan kebutuhan besar akan layanan kesehatan mata di Jakarta Barat. Lokasi operasi akan terpusat di RSUD Cengkareng, yang memiliki fasilitas memadai untuk prosedur ini.
Dukungan Peringatan Hari Kartini dan Inisiatif Jakarta Bebas Katarak
Bakti sosial operasi katarak gratis ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026. Momen ini dipilih untuk menggarisbawahi semangat perjuangan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan. Kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, direncanakan akan turut memeriahkan acara ini.
Wali Kota Iin Mutmainnah mengungkapkan kebanggaannya bahwa Jakarta Barat terpilih sebagai lokus atau contoh dari program 'Jakarta Bebas Katarak'. Hal ini menunjukkan pengakuan atas upaya dan komitmen Pemkot Jakarta Barat dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas. Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif bagi warganya.
Inisiatif 'Jakarta Bebas Katarak' diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain dalam penanganan masalah katarak. Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang terbebas dari gangguan penglihatan. Pemkot Jakarta Barat terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Sumber: AntaraNews