Fakta Unik: 685 Warga Banyuwangi Nikmati Operasi Katarak Gratis, PMI dan JFF Berkolaborasi
Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi bersama John Fawcett Foundation (JFF) kembali menggelar **operasi katarak gratis Banyuwangi** bagi ratusan warga, akankah program ini terus berlanjut?
Sebanyak 685 warga kurang mampu di Banyuwangi, Jawa Timur, mendapatkan layanan operasi katarak gratis. Program kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi dan organisasi kemanusiaan John Fawcett Foundation (JFF). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat.
Layanan **operasi katarak gratis Banyuwangi** ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di Gedung PMI Banyuwangi. Pelaksanaan operasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2025. Ini merupakan tahap kedua dari program serupa yang telah sukses dilaksanakan sebelumnya.
Inisiatif mulia ini tidak hanya berfokus pada operasi katarak, tetapi juga mencakup berbagai layanan kesehatan mata lainnya. Layanan tersebut meliputi pemberian kacamata, pemasangan atau penggantian bola mata palsu, serta distribusi obat tetes mata. Program ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi penerima manfaat.
Kolaborasi Berkelanjutan untuk Kesehatan Mata Warga
Kolaborasi antara PMI Banyuwangi dan John Fawcett Foundation (JFF) telah terjalin erat selama lebih dari satu dekade. Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, mereka secara konsisten memberikan pelayanan kesehatan mata. Program ini telah menjangkau ribuan warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Banyuwangi.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi kedua organisasi tersebut. "Kami sangat berterima kasih kepada PMI dan John Fawcett Foundation yang selama ini terus berkontribusi menyehatkan masyarakat Banyuwangi," ujarnya saat pembukaan kegiatan. Dukungan ini sangat vital bagi warga kurang mampu.
Selama 11 tahun terakhir, program ini telah mencapai angka yang impresif dalam melayani masyarakat. Total 27.536 warga telah menerima berbagai bentuk pelayanan kesehatan mata. Angka ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan kesehatan mata yang lebih baik bagi Banyuwangi.
Dampak Sosial Ekonomi dan Fasilitas Operasi
Program **operasi katarak gratis Banyuwangi** ini memiliki dampak yang jauh melampaui aspek kesehatan semata. Wakil Bupati Mujiono menekankan pentingnya keberlanjutan program ini. "Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, bukan hanya pada kesehatan, tapi juga sosial ekonomi warga. Setelah kembali sehat, tentu mereka bisa kembali produktif dan ekonominya kembali bergeliat," jelasnya.
Ketua JFF, I Gede Bingin, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung bakti sosial ini. "Kami senang bisa melanjutkan kerja sama ini, dan kami ingin bisa terus berkontribusi untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Banyuwangi," katanya. Keberlanjutan program menjadi prioritas utama bagi JFF.
Untuk memastikan kelancaran dan efektivitas operasi, tersedia tiga titik fasilitas operasi. "Ada tiga titik fasilitas operasi yang bisa melayani pasien rata-rata 90-100 orang/hari," sebut I Gede Bingin. Fasilitas tersebut termasuk dua bus portabel yang fleksibel dan satu fasilitas operasi permanen di RSUD Blambangan. Kapasitas layanan yang besar ini memungkinkan penanganan pasien secara efisien.
Statistik Layanan Kesehatan Mata Selama 11 Tahun
- Total warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan mata: 27.536 orang.
- Warga yang telah mendapatkan layanan operasi katarak: 4.149 orang.
- Pengobatan mata gratis menjangkau lebih dari 8.000 orang.
- Pemberian kacamata gratis telah menyentuh 15.074 warga.
Sumber: AntaraNews