Pemkot Batam Gelar Pelayanan KB Gratis Mulai April 2026, Target Menyesuaikan Kondisi Wilayah
Pemerintah Kota Batam akan memulai Pelayanan KB Gratis pada April 2026, menyesuaikan jadwal dengan hari besar keagamaan. Simak rincian target dan capaian program ini di Batam.
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akan meluncurkan program pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis. Layanan ini dijadwalkan mulai pada April 2026 mendatang.
Penundaan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan periode hari libur keagamaan, yakni bulan puasa dan Idul Fitri. Pada tahun ini, bulan puasa jatuh antara Februari hingga Maret.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batam, Novi Harmadyastuti, mengonfirmasi hal tersebut. Program ini menyasar pasangan usia subur di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Penyesuaian Jadwal Pelayanan KB Gratis Batam
Novi Harmadyastuti menjelaskan alasan penundaan awal program KB gratis tahun ini. Puasa dan Lebaran menjadi pertimbangan utama dalam penentuan waktu pelaksanaan.
Meskipun pada tahun 2025 pelayanan serupa dapat dimulai pada bulan Maret, kondisi tahun ini berbeda. Libur keagamaan yang berdekatan membuat jadwal harus disesuaikan.
Oleh karena itu, DP3AP2KB Kota Batam memperkirakan layanan baru dapat dimulai efektif pada bulan April. Penyesuaian ini diharapkan tidak mengurangi antusiasme masyarakat.
Target dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) 2026
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kota Batam menerima target KB yang sedikit berkurang dari tahun sebelumnya. Target ini fokus pada metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
Rincian target MKJP mencakup 800 akseptor IUD (Intra Uterine Device) dan 1.200 akseptor implan. Selain itu, ada target 50 akseptor aff implant.
Metode operasi wanita (MOW) ditargetkan untuk 50 akseptor, sedangkan metode operasi pria (MOP) sebanyak 12 akseptor. Penetapan target ini didasarkan pada data yang akurat.
Kepala DP3AP2KB Batam menegaskan bahwa penetapan target KB ini berdasarkan data pasangan usia subur (PUS). Data tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Keluarga (Siga).
Batam sebagai Kota Pekerja dan Capaian 2025
Tingginya target KB di Batam tidak terlepas dari karakteristik wilayahnya. Batam dikenal sebagai kota padat penduduk dengan dominasi pasangan usia subur.
Status Batam sebagai kota pekerja turut berkontribusi pada jumlah PUS yang signifikan. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan program KB.
Pada tahun 2025, capaian program KB gratis di Batam menunjukkan hasil yang bervariasi. Beberapa jenis metode kontrasepsi berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Data dari DP3AP2KB Batam menunjukkan bahwa implan mencapai 1.654 akseptor dari target 1.500, dan MOP mencapai 24 akseptor dari target 10. Sementara itu, IUD tercatat 857 dari target 1.000, aff implant 76 dari target 80, dan MOW 62 dari target 99.
Sumber: AntaraNews