Pemkot Kediri Gencarkan Program KB untuk Kualitas Keluarga dan Pencegahan Stunting
Simak upaya Pemkot Kediri dalam memfasilitasi layanan Program KB gratis bagi pasutri usia subur, demi meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting di wilayahnya.
Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, secara aktif memfasilitasi layanan Keluarga Berencana (KB) melalui program Safari KB yang menyasar pasangan suami istri (pasutri) usia subur. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga serta akses kesehatan reproduksi bagi masyarakat setempat. Program ini juga menjadi bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan angka kelahiran dan mencegah stunting di Kota Kediri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri, M. Fajri Mubasysyr, menjelaskan bahwa Safari KB dilaksanakan di tiga kecamatan. Layanan yang diberikan meliputi lepas-pasang implan dan IUD secara gratis.
Program ini tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga memastikan bahwa layanan kesehatan reproduksi dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses. Dengan demikian, Pemkot Kediri berupaya mewujudkan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.
Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan Reproduksi
Safari KB yang digagas oleh Pemerintah Kota Kediri menjadi solusi nyata dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan reproduksi. Pelaksanaan program ini telah tersebar merata di tiga kecamatan utama di Kota Kediri. Fokus layanan mencakup metode kontrasepsi jangka panjang seperti lepas-pasang implan dan IUD, yang sangat bermanfaat bagi pasutri.
Sebagai contoh, di Kecamatan Mojoroto, layanan KB dipusatkan di RSUD Kilisuci Kota Kediri. Meskipun target awal sekitar 30 pasutri, antusiasme masyarakat terlihat dengan partisipasi mencapai 42 orang, dan semuanya tetap dilayani oleh petugas medis. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan dan penerimaan masyarakat terhadap program ini.
Selain itu, layanan serupa juga tersedia di Rumah Sakit DKT Kota Kediri untuk wilayah Kecamatan Kota, serta di Puskesmas Pesantren II untuk wilayah Kecamatan Pesantren. Ketersediaan fasilitas di berbagai lokasi ini memastikan bahwa masyarakat dari berbagai penjuru kota dapat dengan mudah mengakses layanan KB tanpa hambatan geografis.
Strategi Pengendalian Penduduk dan Pencegahan Stunting
Program Safari KB memiliki peran strategis dalam pengendalian angka kelahiran di Kota Kediri, yang datanya menunjukkan jumlah penduduk relatif stabil. Melalui program ini, pemerintah kota tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas keluarga. Pengendalian kelahiran yang terencana berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
Lebih lanjut, inisiatif ini juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting. Keluarga Berencana yang efektif memungkinkan orang tua untuk merencanakan kehamilan dengan lebih matang, memberikan perhatian optimal pada gizi anak, dan memastikan tumbuh kembang yang sehat. Ini secara langsung mendukung penurunan angka stunting di Kota Kediri.
M. Fajri Mubasysyr menegaskan bahwa salah satu tujuan utama program ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama mereka yang mengalami keterbatasan akses. Seluruh layanan yang diberikan dalam Safari KB ini bersifat gratis, menghilangkan beban biaya bagi peserta dan mendorong partisipasi yang lebih luas.
Sosialisasi Intensif dan Partisipasi Masyarakat
Pemerintah Kota Kediri tidak hanya menyediakan layanan, tetapi juga gencar melakukan sosialisasi terkait pentingnya Keluarga Berencana. Pendekatan dilakukan melalui peran aktif penyuluh atau kader KB Bangga Kencana yang berinteraksi langsung dengan warga. Dukungan dari kader di tingkat kelurahan juga sangat vital dalam menyebarkan informasi.
Melalui jaringan kader yang kuat, informasi mengenai layanan KB dan manfaatnya dapat tersampaikan secara langsung dan merata ke seluruh lapisan masyarakat. Ini memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal informasi penting mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
Partisipasi masyarakat dalam Safari KB diharapkan terus meningkat, sebab hal ini krusial dalam membantu Pemkot Kediri mengintervensi angka stunting. Dengan keluarga yang sehat dan terencana, visi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dapat tercapai secara berkelanjutan.
Salah satu peserta, Rima (28), mengungkapkan kepuasannya terhadap program ini. Ia merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang baik, gratis, dan didampingi oleh kader hingga selesai. Rima berharap Safari KB dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Sumber: AntaraNews