Pemkab Lombok Timur dan Unram Bersinergi dalam Gerakan Penghijauan Ekas Buana
Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Universitas Mataram (Unram) melalui gerakan penghijauan di Ekas Buana bertujuan menjaga kelestarian lingkungan serta mengatasi kesenjangan ekonomi di wilayah pesisir.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Universitas Mataram (Unram) meluncurkan gerakan penghijauan di kawasan Desa Ekas Buana. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan setempat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan akademisi.
Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat penting. Gerakan penghijauan ini juga sejalan dengan visi pembangunan sektor maritim dan pertanian di wilayah selatan Lombok Timur. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara penghijauan ini berlangsung di Lombok Timur pada hari Minggu. Juaini Taofik menyampaikan apresiasi atas komitmen Unram dalam meningkatkan sumber daya alam. Upaya ini diharapkan mampu memajukan daerah serta mengurangi kesenjangan sosial ekonomi.
Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan
Muhammad Juaini Taofik, Sekretaris Daerah Lombok Timur, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi. Gerakan penghijauan di Ekas Buana ini merupakan bagian dari upaya pembangunan sektor maritim dan pertanian. Inisiatif ini juga selaras dengan visi kepemimpinan bupati dan wakil bupati.
Visi tersebut secara khusus berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk pengentasan kesenjangan di wilayah tersebut. Unram mendapat apresiasi karena secara konsisten melaksanakan kegiatan serupa.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan sumber daya alam yang ada. Peningkatan ini krusial demi kemajuan daerah Lombok Timur. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang.
Mengatasi Kesenjangan Ekonomi di Pesisir Ekas
Juaini Taofik menyoroti kondisi 38 desa di sepanjang pantai Lombok Timur. Desa-desa ini, termasuk Ekas, masih menghadapi tantangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah. Kesenjangan ekonomi terlihat jelas dari sub Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mereka.
Khususnya di sepanjang pantai Desa Jerowaru, termasuk Ekas, kesenjangan ekonomi menjadi isu utama. Tantangan ini memerlukan solusi komprehensif dan berkelanjutan. Peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir menjadi prioritas.
Untuk itu, Pemkab Lombok Timur melihat potensi besar dalam pengembangan sektor maritim. Pembangunan laboratorium rumput laut di Ekas menjadi salah satu rencana strategis. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat secara signifikan.
Inovasi dan Harapan untuk Masa Depan Ekas Buana
Dengan adanya laboratorium rumput laut, masyarakat Ekas diyakini akan mengalami peningkatan produktivitas. Hal ini didukung oleh ketersediaan bibit unggul dan tata kelola yang lebih baik. Peningkatan pendapatan menjadi tujuan utama dari inisiatif ini.
Namun, Juaini Taofik menyadari bahwa peningkatan pendapatan saja tidak cukup tanpa penurunan beban hidup. Oleh karena itu, pembangunan Klinik Kesehatan Internasional juga direncanakan. Klinik ini akan menjadi fasilitas penting untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Pemkab Lombok Timur berharap sinergi dengan Unram akan terus berlanjut, meskipun ada transisi kepemimpinan di universitas tersebut. Program penghijauan dan pengembangan ini diharapkan tetap menjadi prioritas. Tujuannya adalah mengurangi beban pemerintah daerah dan mengikis jurang kesenjangan di masyarakat.
Sumber: AntaraNews