Kafilah Lombok Timur Siap Rebut Tiga Besar di MTQ NTB 2026
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengirimkan 101 kafilah terbaiknya untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026, menargetkan posisi tiga besar dengan persiapan matang.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah secara resmi memberangkatkan 101 kafilah terbaiknya untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Lombok Timur pada Minggu, 7 Juni 2026, menandai dimulainya perjuangan para peserta.
Ajang kompetisi keagamaan bergengsi ini akan diselenggarakan di Kabupaten Lombok Tengah mulai tanggal 9 hingga 15 Juni 2026, mempertemukan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Lombok Timur menaruh harapan besar pada kontingennya untuk menunjukkan performa terbaik.
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, secara langsung menyampaikan harapannya agar kafilah daerahnya mampu menembus posisi tiga besar pada gelaran MTQ provinsi tahun ini. Target ini mencerminkan peningkatan ambisi dan kesiapan yang telah dilakukan.
Optimisme Raih Tiga Besar dan Peningkatan Prestasi Daerah
Bupati Haerul Warisin mengungkapkan keyakinannya terhadap kesiapan para kafilah Lombok Timur yang telah melalui serangkaian persiapan intensif. Optimisme ini didasari oleh laporan menyeluruh mengenai kemantapan para peserta.
Tahun lalu, Lombok Timur berada di peringkat ketujuh dari sepuluh kabupaten/kota di NTB. Dengan persiapan yang lebih matang, Bupati berharap ada peningkatan signifikan hingga mencapai tiga besar pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026 ini.
Peningkatan target ini sejalan dengan visi “Lombok Timur Smart” yang mengedepankan kemajuan di berbagai sektor, termasuk pengembangan potensi keagamaan dan sumber daya manusia. Bupati berharap ikhtiar ini membawa keberkahan serta hasil yang memuaskan.
Persiapan Matang dan Dukungan Penuh LPTQ Lombok Timur
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur, H. Mohammad Juaini Taofik, melaporkan bahwa persiapan kafilah telah dilakukan secara komprehensif dan bertahap. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi MTQ.
LPTQ telah menyelenggarakan pemusatan latihan secara daring sebanyak empat kali, dilanjutkan dengan pemusatan latihan luring dalam dua tahap di Keruak dan Tetebatu. Metode pelatihan yang beragam ini bertujuan memaksimalkan potensi peserta.
Untuk melatih mental dan kesiapan tampil, seluruh peserta juga telah mengikuti uji publik dan simulasi akhir yang diselenggarakan di Kantor Bupati Lombok Timur. Proses ini dirancang untuk memastikan kafilah siap berkompetisi di panggung provinsi.
Kafilah Lombok Timur yang diberangkatkan berjumlah 101 orang, terdiri dari 53 peserta, 15 pelatih, 3 petugas kesehatan, dan 15 official. Komposisi tim yang lengkap ini menunjukkan dukungan menyeluruh bagi para peserta.
Pesan Bupati dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Bupati Haerul Warisin berpesan kepada seluruh kafilah untuk senantiasa menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ di Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama dalam menampilkan performa terbaik.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah melalui sikap, sopan santun, dan ketaatan terhadap aturan yang berlaku selama kompetisi. Menjaga kebersihan juga menjadi bagian dari pesan moral yang disampaikan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan apresiasi tinggi kepada LPTQ Lombok Timur atas dedikasi dalam pembinaan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas memadai bagi seluruh peserta. Kerja keras ini menjadi fondasi keberhasilan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati juga mengumumkan penambahan dana sebesar Rp 1 miliar yang bersumber dari dana insentif daerah. Dana ini diharapkan dapat lebih mendukung kegiatan LPTQ dan pengembangan tilawah di Lombok Timur.
Sumber: AntaraNews