Kantor Cabang Pelni Tanjungpinang telah mengumumkan persiapan matang untuk menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Tiga unit kapal disiagakan guna melayani rute antarpulau dalam provinsi hingga lintas provinsi di Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan meningkat pada musim mudik tahun ini.
Putra Kencana, Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, menjelaskan bahwa ketiga kapal tersebut adalah KM Bukit Raya, KM Tidar, dan satu kapal perintis Sabuk Nusantara 48. Persiapan ini mencakup pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kapal untuk memastikan kelayakan berlayar. Pelni berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.
Prediksi kenaikan jumlah penumpang kapal Pelni secara nasional mencapai sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan arus mudik di Tanjungpinang diperkirakan terjadi pada tanggal 17-18 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket melalui saluran resmi.
Advertisement
Advertisement
Detail Armada dan Jadwal Keberangkatan Pelni Tanjungpinang
Pelni Tanjungpinang telah merinci jadwal keberangkatan dan kapasitas masing-masing kapal yang disiapkan untuk mudik Idul Fitri 1447 H. KM Bukit Raya dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 dari Pelabuhan Kijang. Kapal ini akan melayani rute tujuan Natuna, Anambas, hingga Surabaya, dengan total kapasitas penumpang mencapai 1.256 orang termasuk dispensasi.
Selanjutnya, KM Tidar akan berlayar pada 17 Maret 2026 dari Pelabuhan Kijang menuju Tanjung Priok. Kapal ini memiliki kapasitas yang lebih besar, mampu menampung hingga 2.700 penumpang, sudah termasuk dispensasi. Kedua kapal ini menjadi tulang punggung dalam melayani rute lintas provinsi yang padat pemudik.
Untuk rute antarpulau dalam provinsi, Pelni Tanjungpinang menyiapkan KM Sabuk Nusantara 48. Kapal ini dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026 dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Rutenya mencakup Dabok sampai Belinyu (pulang-pergi), kemudian kembali berlayar ke Pulau Tambelan pada 22 Maret 2026. Kapasitas penumpang KM Sabuk Nusantara 48 adalah 447 orang tanpa dispensasi.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan Operasional dan Imbauan Pembelian Tiket Mudik
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan, ketiga kapal Pelni yang akan digunakan untuk angkutan mudik telah melewati tahapan ramp check. Proses ini memastikan bahwa semua aspek teknis dan keselamatan kapal memenuhi standar sebelum menghadapi puncak musim mudik Lebaran. Kelayakan berlayar menjadi prioritas utama bagi Pelni.
Putra Kencana juga mengimbau masyarakat untuk segera membeli tiket mudik secara resmi. Tiket sudah mulai dijual secara online melalui aplikasi Pelni Mobile dan saluran resmi lainnya. Pembelian tiket melalui jalur resmi sangat disarankan untuk menghindari praktik percaloan yang merugikan penumpang.
Terkait program mudik gratis, Putra menjelaskan bahwa tahun ini tidak ada kuota mudik gratis antarpulau dari Tanjungpinang. Namun, terdapat pengecualian untuk rute Batam tujuan Belawan (Medan) dengan kuota sekitar 250 penumpang. Informasi ini penting bagi calon pemudik agar tidak salah informasi mengenai fasilitas mudik gratis.
Advertisement
Sumber: AntaraNews