Polres Kotim Siagakan Posko Strategis untuk Pengamanan Lebaran 2026
Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyiagakan delapan posko strategis dan ratusan personel gabungan guna memastikan kelancaran serta keamanan selama periode Pengamanan Lebaran 2026.
Polres Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut perayaan Idul Fitri 2026. Delapan posko strategis disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Sebanyak 159 personel dari Polres Kotim akan diterjunkan dalam Operasi Ketupat Telabang 2026. Mereka akan didukung penuh oleh personel TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan di berbagai titik vital.
Posko-posko tersebut akan tersebar di lokasi-lokasi krusial seperti bandara, pelabuhan, dan Terminal Patih Rumbih. Ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur panjang Lebaran.
Strategi Pengamanan Arus Mudik dan Wisata
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menyatakan bahwa posko-posko ini merupakan bagian dari upaya komprehensif. Penempatan strategis di bandara, pelabuhan, dan Terminal Patih Rumbih sangat penting untuk kelancaran arus mudik.
Pemetaan titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan telah dilakukan berdasarkan data intelijen. Informasi ini diperoleh dari pemangku kepentingan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, asesmen khusus juga dilaksanakan pada objek wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung. Pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti hasil diskusi untuk kesiapan moda transportasi laut maupun udara.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Stabilitas Pangan
Aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi prioritas utama selama periode Pengamanan Lebaran. Polres Kotim berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mencegah potensi gangguan di wilayah hukumnya.
Satgas Pangan juga akan aktif bergerak memantau distribusi bahan pokok di wilayah Kotim. Monitoring harian dilakukan di pasar tradisional dan distributor untuk mencegah kelangkaan serta lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar.
Langkah konkret berupa operasi pasar rencananya akan digelar pada H-2 Lebaran. Ini dilakukan untuk mengintervensi pasar jika ditemukan adanya spekulan atau kenaikan harga yang tidak wajar.
Kapolres Resky berharap perencanaan yang matang ini dapat memastikan seluruh kegiatan. Momentum Hari Raya Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh warga Kotawaringin Timur.
Sumber: AntaraNews