Polda Kalteng Kerahkan 350 Personel Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 2026

Polda Kalteng mengerahkan 350 personel gabungan untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H, memastikan kenyamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Kalteng Kerahkan 350 Personel Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 2026
Polda Kalteng mengerahkan 350 personel gabungan untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H, memastikan kenyamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (AntaraNews)

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah proaktif menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sebanyak 350 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan patroli pengamanan malam takbiran Idul Fitri. Upaya ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Kalteng.

Pengerahan personel gabungan ini merupakan bagian integral dari Operasi Ketupat Telabang 2026 yang digelar setiap tahun. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang merayakan malam takbiran. Patroli diawali dengan apel pelepasan di Pos Terpadu Bundaran Besar Palangka Raya, menunjukkan kesiapan penuh aparat.

Patroli ini melibatkan kolaborasi erat antara unsur TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya, memastikan sinergi yang kuat. Pengamanan dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, menjangkau setiap sudut wilayah. Langkah preventif di lapangan menjadi prioritas utama selain penyiapan pos pengamanan dan pelayanan, guna meminimalisir potensi gangguan.

Irjen Pol Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa pengamanan malam takbiran Idul Fitri melibatkan berbagai instansi demi menciptakan situasi kondusif bagi masyarakat. Selain Polri, TNI, Basarnas, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan turut serta dalam operasi ini, menunjukkan pendekatan komprehensif. Sinergi antarlembaga ini penting untuk memastikan cakupan pengamanan yang luas dan efektif di seluruh Kalteng.

Personel gabungan disiagakan untuk menyisir berbagai titik rawan gangguan kamtibmas, termasuk area padat penduduk dan jalur utama. Pusat-pusat keramaian masyarakat juga menjadi fokus utama patroli guna mencegah potensi tindak kejahatan atau kerusuhan yang mungkin terjadi. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan efek jera dan rasa aman bagi warga yang merayakan.

Kapolda Kalteng menekankan bahwa pendekatan preventif di lapangan menjadi kunci keberhasilan operasi ini, bukan hanya reaktif. Dengan adanya patroli yang intensif, diharapkan segala bentuk potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini dan diatasi dengan cepat. Hal ini sejalan dengan tujuan Operasi Ketupat Telabang 2026 untuk menjaga stabilitas keamanan selama periode Lebaran yang krusial.

Khusus di wilayah Kota Palangka Raya, rute patroli malam takbiran dimulai dari Markas Polda Kalimantan Tengah. Kemudian, patroli akan berakhir di kawasan strategis Bundaran Besar, salah satu ikon kota. Penentuan rute ini didasarkan pada pemetaan area yang sering menjadi pusat aktivitas masyarakat saat malam takbiran, memastikan efektivitas pengamanan.

Berdasarkan hasil patroli yang telah dilaksanakan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Tengah sejauh ini berjalan kondusif dan terkendali. Kapolda mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman, menunjukkan peran penting warga. Kondusivitas ini menjadi modal penting dalam merayakan Idul Fitri dengan khidmat dan penuh suka cita.

Irjen Pol Iwan Kurniawan juga mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kondisi di lingkungan masing-masing tetap aman dan nyaman. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat berwenang. Polda Kalteng siap mengawal kegiatan takbir keliling agar berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi