Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menggelar Operasi Ketupat Menumbing 2026. Operasi ini berfokus pada pengamanan 90 objek vital di wilayah tersebut, guna menjamin keamanan dan ketertiban.
Operasi Ketupat Menumbing dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Lebaran yang akan datang.
Pengamanan melibatkan 73 personel kepolisian yang didukung oleh unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tenaga kesehatan. Fokus utama pengamanan meliputi rumah ibadah, pasar, dan destinasi wisata.
Advertisement
Advertisement
Polres Bangka Tengah telah menetapkan 90 objek sebagai prioritas pengamanan selama Operasi Ketupat Menumbing 2026. Mayoritas objek tersebut adalah rumah ibadah, dengan sekitar 70 masjid yang menjadi fokus utama pengawasan.
Selain rumah ibadah, beberapa titik keramaian, pasar tradisional, dan destinasi wisata juga termasuk dalam daftar pengamanan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang dan saat Lebaran.
Kepala Bagian Operasi Polres Bangka Tengah, AKP Irtsa Yogria Tamawiwy, menyatakan, "Dari 90 objek pengamanan Operasi Ketupat Menumbing 2026 itu, rata-rata merupakan rumah ibadah, yakni sekitar 70 masjid. Sisanya beberapa titik keramaian, pasar, dan destinasi wisata." Pengamanan ini dilakukan secara menyeluruh.
Advertisement
Pengamanan ini melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, dan tenaga kesehatan. Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban umum di seluruh wilayah Bangka Tengah.
Advertisement
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polres Bangka Tengah mendirikan lima posko pengamanan dan satu posko pelayanan kesehatan. Posko-posko ini ditempatkan di lokasi strategis untuk memberikan respons cepat.
Posko-posko tersebut tersebar di berbagai titik di lima kecamatan yang ada di wilayah Bangka Tengah. Penempatan ini dirancang untuk memudahkan akses dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan atau kebutuhan masyarakat.
Khusus untuk pengamanan di Kecamatan Pangkalanbaru, personel dari Polresta Pangkalpinang turut diperbantukan. Ini menunjukkan adanya koordinasi yang kuat antarlembaga kepolisian di wilayah tersebut untuk optimalisasi pengamanan.
Advertisement
Polres Bangka Tengah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah terkait pengamanan rumah ibadah. Koordinasi ini terutama menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri, untuk memastikan kelancaran ibadah.
Advertisement
Berdasarkan pemetaan intelijen kepolisian, terdapat empat rumah ibadah yang diperkirakan akan sangat padat jamaah saat pelaksanaan Salat Idulfitri. Pemetaan ini menjadi dasar strategi pengamanan lebih lanjut dan penempatan personel.
Untuk sejumlah rumah ibadah yang berada di pinggir jalan dan melaksanakan aktivitas Salat Id, Polres Bangka Tengah telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Samapta. Koordinasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Selain itu, rumah ibadah umat Islam yang berlokasi di sekitar kantor kepolisian sektor juga akan mendapatkan pengamanan khusus. Personel kepolisian setempat akan dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah.
Advertisement
Pengamanan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan yang telah dipetakan oleh masing-masing Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek). Pendekatan ini memastikan alokasi sumber daya yang efektif dan tepat sasaran di setiap area.
Sumber: AntaraNews