131 Sekolah di Lombok Timur Raih Reward BOS Afirmasi Rp3 Miliar
Sebanyak 131 sekolah di Lombok Timur mendapatkan reward berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi senilai Rp3 miliar untuk tahun anggaran 2026, sebagai apresiasi atas kinerja pendidikan mereka.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengumumkan bahwa 131 sekolah di wilayahnya akan menerima reward berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi. Total bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3 miliar untuk tahun anggaran 2026. Reward ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Nurul Wathoni, menjelaskan bahwa pemberian BOS tambahan ini merupakan penghargaan atas capaian prestasi sekolah. Penilaian didasarkan pada rapor pendidikan yang tercatat secara sistemik dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Inisiatif ini diharapkan dapat memacu semangat sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan.
Bantuan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Lombok Timur. Sekolah penerima diimbau untuk segera melengkapi dokumen yang diperlukan agar proses pencairan dapat berjalan lancar. Pemanfaatan dana BOS Afirmasi harus sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
Detail Alokasi Dana BOS Afirmasi untuk Sekolah Berprestasi
Pemberian BOS Afirmasi tahun 2026 ini menyasar 131 lembaga pendidikan dengan rincian alokasi yang bervariasi. Setiap jenjang pendidikan mendapatkan besaran dana yang disesuaikan untuk mendukung operasional dan peningkatan mutu. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp3 miliar, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan di daerah.
Distribusi bantuan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nurul Wathoni menyampaikan bahwa total bantuan BOS Afirmasi untuk 131 lembaga di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur mencapai Rp3 miliar lebih. Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program-program pendidikan yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan prestasi.
- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): 5 lembaga, masing-masing Rp16,5 juta per lembaga/tahun.
- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM): 5 lembaga, masing-masing Rp45 juta per lembaga/tahun.
- Sekolah Dasar (SD): 79 lembaga, masing-masing Rp22,5 juta per lembaga/tahun.
- Sekolah Menengah Pertama (SMP): 30 lembaga, masing-masing Rp35 juta per lembaga/tahun.
Harapan Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui BOS Afirmasi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Nurul Wathoni, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas reward dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini. Ia berharap bantuan stimulan ini akan menjadi pendorong bagi sekolah-sekolah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Program ini merupakan pengakuan pemerintah terhadap sekolah yang telah menunjukkan rapor pendidikan yang baik.
Mekanisme pencairan BOS Afirmasi ini akan mengikuti prosedur yang sama dengan pengajuan realisasi BOS reguler. Pihak sekolah diwajibkan untuk memanfaatkan anggaran ini sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, dengan fokus utama pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan pencapaian prestasi yang terhubung dengan rapor pendidikan. Harapan besar tersemat agar program ini memberikan manfaat signifikan dalam memajukan sektor pendidikan di Lombok Timur.
Sumber: AntaraNews