Pordasi: NTB Berpotensi Jadi Pusat Olahraga Berkuda Memanah Nasional Berkat Kuda Lokal
Ketua Umum Pordasi Berkuda Memanah Triwatty Marciano menyoroti potensi NTB olahraga berkuda memanah nasional berkat kuda lokal melimpah dan tradisi kuat. Simak lebih lanjut peluang besar ini untuk pengembangan atlet dan kuda daerah!
Nusa Tenggara Barat (NTB) disebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat olahraga berkuda memanah nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pordasi Berkuda Memanah, Triwatty Marciano, setelah melantik Pengurus Pordasi Berkuda Memanah NTB periode 2026-2030 di Mataram pada hari Sabtu.
Triwatty Marciano menyoroti bahwa "Kekuatan utama NTB terletak pada ketersediaan kuda lokal yang melimpah serta tradisi berkuda yang telah mengakar di masyarakat," ujarnya. Potensi ini menjadi modal berharga yang sulit dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.
Pelantikan pengurus baru tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua KONI NTB sekaligus Anggota DPR RI Mori Hanafi, serta jajaran pengurus olahraga dan pemerintah daerah. Kehadiran para tokoh ini menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan olahraga berkuda memanah di NTB.
Keunggulan NTB dalam Olahraga Berkuda Memanah
Menurut Triwatty, NTB memiliki modal yang sulit dimiliki daerah lain, terutama keberadaan kuda lokal yang berkualitas dan sumber daya atlet yang berasal dari tradisi pacuan kuda. Dia melihat para joki cilik yang selama ini menjadi ikon pacuan kuda NTB berpotensi besar dikembangkan menjadi atlet berkuda memanah.
Triwatty menjelaskan, "Kita bisa kembangkan dari atlet-atlet joki cilik, kemudian dilatih kemampuan memanahnya. Kuda juga tersedia karena NTB merupakan salah satu gudang kuda. Ini menjadi modal yang sangat besar," tuturnya. Hal ini menunjukkan potensi besar NTB sebagai gudang atlet dan kuda.
Kombinasi antara tradisi berkuda yang kuat, ketersediaan kuda lokal yang melimpah, dan potensi joki cilik menjadi fondasi yang kokoh. Ini memungkinkan NTB untuk tidak hanya menjadi sentra pacuan kuda, tetapi juga pusat pengembangan olahraga berkuda memanah.
Program Pordasi untuk Kuda Lokal dan Ajang Nasional
Pordasi saat ini tengah menjalankan program nasional untuk mengangkat nilai dan kualitas kuda-kuda daerah agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional. Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi peternak dan memperkenalkan kuda lokal lebih luas.
Triwatty menambahkan, "Program kami dari pusat adalah mengembangkan kuda-kuda yang ada di daerah sehingga nilai kuda lokal meningkat, peternak mendapatkan manfaat ekonomi, dan kuda-kuda daerah semakin dikenal, bukan hanya di NTB tetapi juga secara nasional," ujarnya. Komitmen ini menegaskan dukungan Pordasi terhadap kuda lokal.
Pordasi juga berkomitmen untuk memberi ruang lebih besar bagi kuda-kuda lokal dalam berbagai ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Triwatty melanjutkan, "Sejak empat tahun lalu saya berjanji ingin mengangkat kuda-kuda daerah. Untuk PON nanti, mayoritas kuda yang dipertandingkan adalah kuda daerah. Ini merupakan aspirasi dari daerah-daerah yang ingin kuda lokal mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional,". Kebijakan ini akan sangat menguntungkan NTB sebagai sentra peternakan kuda nasional.
Strategi Pembinaan dan Pengembangan Fasilitas
Dengan kombinasi antara kuda lokal, budaya berkuda yang kuat, serta keberadaan joki cilik yang berlimpah, Triwatty optimistis NTB dapat berkembang menjadi gudang atlet berkuda memanah Indonesia. "Menurut saya, NTB sangat potensial menjadi salah satu gudang atlet berkuda memanah nasional. Modalnya sudah ada, tinggal pembinaan yang harus diperkuat," ujarnya.
Untuk itu, pembangunan fasilitas olahraga menjadi langkah awal yang harus dilakukan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. Setelah sarana tersedia, pembinaan diarahkan pada pengembangan atlet, kuda, hingga peningkatan kapasitas pelatih dan ofisial.
Triwatty menekankan, "Kami akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan daerah untuk menyiapkan sarana dan prasarana. Insyaallah besok kami akan melihat lokasi pacuan kuda yang dibantu Bupati Lombok Tengah sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2028,". Hal ini menunjukkan keseriusan Pordasi dalam mewujudkan potensi NTB.
Sumber: AntaraNews