Pembunuh Kakak-Adik Tempurung Kepala dan Wajah Hilang Masih Misterius, Polisi Sulit Cari Pelaku
Polisi mengaku ada hambatan dalam mengungkap siapa pelaku pembunuhan kakak dan adik di Pesisir Barat, Lampung.
Polisi mengaku ada hambatan dalam mengungkap siapa pelaku pembunuhan kakak dan adik di Pesisir Barat, Lampung.
Kasatreskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Fabian Yafi Adinata mengatakan, pihaknya tak memungkiri mengalami kesulitan untuk mengungkap siapa pelakunya.
“Untuk kendalanya memang kami tidak bisa pungkiri minimnya alat bukti dan saksi untuk perkara ini,” katanya.
Ia menyebutkan, untuk saksi yang telah diperiksa hanya memberi keterangan sebelum dan setelah kejadian.
“Jadi untuk saksi yang melihat dan bertemu belum ada, dan melihat pasti peristiwa itu tidak ada,” jelasnya Fabian.
Mabes Polri Turun Tangan
Meski begitu, lanjut Fabian, Tim Puslabfor Mabes Polri telah terjun langsung guna menemukan alat-alat bukti baru. “Kalau misalnya dari Puslabfor Mabes Polri bisa mengerucut dan mengarah kepada saksi yang sebelumnya sudah kita periksa itu bisa sebagai syarat untuk penetapan tersangka,” ungkapnya.
Sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan penggeledahan terhadap rumah salah satu saksi dan menemukan dua buah golok pada rumah saksi tersebut.
“Pemeriksaan salah satu rumah warga itu tidak bisa dipastikan terduga atau bagaimana tapi agendanya itu hanya mengumpulkan barang bukti baru, jadi emang hasil kegiatannya kemarin kita menemukan alat bukti baru yang bisa mengerucutkan siapa tersangkanya,” tambah Fabian.
Tewas Mengenaskan
Disinggung terkait adanya tindakan pelecehan seksual yang dilakukan pelaku pembunuhan yang saat ini masih menjadi misteri, Fabian tak dapat menjelaskan akan hal tersebut.
“Terkait dengan dugaan pelecehan seksual masih menunggu hasil dari autopsi apa bila membernarkan adanya pelecehan seksual maka bisa kita simpulkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, kakak dan beradik tersebut tewas mengenaskan di pinggir jurang saat sedang mencari durian.Korban pamit ke orangtuanya membawa alat golok. Namun tak kunjung pulang hingga malam.
Saat ditemukan, keduanya dalam kondisi mengenaskan. Wajahnya hilang tak berbentuk, tempurung kepalanya terbuka. Tangannya tak utuh. Bagian perutnya pun terbuka.