Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Pentingnya Kesalehan Sosial Era Digital
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyerukan pentingnya kesalehan sosial era digital, menekankan kontribusi nyata di atas popularitas media sosial, dalam Milad ke-113 Muhammadiyah di Probolinggo.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya kesalehan sosial di tengah era digital. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Acara tersebut menjadi wadah penting untuk penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kontribusi nyata jauh lebih bermakna. Hal ini dibandingkan dengan sekadar mencari popularitas di media sosial yang seringkali menjadi fokus utama di era modern. Tema Milad Muhammadiyah kali ini adalah "Memajukan Kesejahteraan Bangsa".
Kehadiran Mendikdasmen di Probolinggo merupakan momen krusial bagi warga Muhammadiyah setempat. Ini juga sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan serta kesejahteraan bangsa melalui kolaborasi yang erat.
Memperkuat Peran Muhammadiyah dalam Pembangunan Bangsa
Mendikdasmen Abdul Mu'ti secara khusus mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus memperkuat peran. Mereka diminta menjadi komunitas yang mandiri, berdaya, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa. Seruan ini menggarisbawahi esensi gerakan Muhammadiyah.
Meskipun secara jumlah anggota tidak selalu besar, kontribusi Muhammadiyah harus selalu terasa dampaknya di masyarakat. Sinergi yang terjalin dengan pemerintah daerah akan menjadi kekuatan besar. Kekuatan ini digunakan untuk membangun pendidikan dan masyarakat yang lebih sejahtera secara menyeluruh.
Mu'ti juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi konsisten Muhammadiyah. Organisasi ini telah memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa sejak sebelum Indonesia merdeka. Dakwah Muhammadiyah diwujudkan melalui kerja nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Muhammadiyah hadir bukan hanya sebagai nama organisasi, tetapi sebagai gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Muhammadiyah untuk Probolinggo
Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Mendikdasmen di wilayahnya. Kunjungan penting ini dianggap sebagai suntikan semangat baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Kehadiran Bapak Menteri merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dan menjadi energi positif bagi penguatan pendidikan di Kabupaten Probolinggo.
Haris memaparkan berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Probolinggo saat ini. Tantangan tersebut meliputi persoalan kemiskinan, rendahnya rata-rata lama sekolah, hingga isu stunting dan kesehatan ibu dan anak. Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi kompleksitas masalah ini. Kolaborasi dengan Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan pembangunan.
Bupati Probolinggo juga mengapresiasi kedekatan Mendikdasmen dengan anak-anak yang terlihat saat kegiatan senam bersama. Hal tersebut mencerminkan keteladanan seorang pemimpin pendidikan yang memahami dunia anak secara langsung. Muhammadiyah, dengan segala kontribusinya, merupakan bagian tidak terpisahkan dari Kabupaten Probolinggo.
Sumber: AntaraNews