Gubernur Sulsel Apresiasi Peran Muhammadiyah Sulsel dalam Cetak SDM Unggul
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi terhadap Peran Muhammadiyah Sulsel yang konsisten mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di sektor pendidikan. Simak detail kontribusi dan sinergi yang terjalin.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammadiyah atas kontribusi berkelanjutan mereka dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Apresiasi ini disampaikan dalam kegiatan Syawalan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulsel di kantornya, Makassar, pada Sabtu (28/3/2026).
Gubernur Andi Sudirman menyoroti peran vital Muhammadiyah, khususnya melalui sektor pendidikan, dalam mencetak generasi berkualitas. Organisasi Islam ini dinilai memiliki sistem kelembagaan yang kuat dengan tata kelola pembiayaan yang jelas, memastikan program pendidikan dan pengembangan SDM berjalan berkelanjutan.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Muhammadiyah diharapkan terus diperkuat. Kolaborasi ini dinilai telah memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Peran Muhammadiyah Sulsel dalam Pengembangan SDM dan Pendidikan
Muhammadiyah di Sulawesi Selatan telah lama dikenal sebagai garda terdepan dalam upaya pengembangan sumber daya manusia. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara langsung mengakui struktur organisasi Muhammadiyah yang sangat baik, terutama dalam pengelolaan pendidikan dan pengembangan SDM.
Konsistensi Muhammadiyah dalam berkontribusi pada sektor pendidikan telah menghasilkan banyak individu berkualitas. Sistem kelembagaan yang kokoh dan tata kelola pembiayaan yang transparan menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan oleh organisasi ini.
Melalui berbagai amal usaha, khususnya di bidang pendidikan, Muhammadiyah terus berupaya menciptakan SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sinergi Pemprov Sulsel dan Muhammadiyah untuk Kemajuan Daerah
Dalam kesempatan Syawalan 1447 H, Gubernur Sulsel tidak hanya memberikan apresiasi verbal, tetapi juga dukungan nyata. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan hibah senilai Rp800 juta kepada PW Muhammadiyah Sulsel.
Selain itu, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga diserahkan kepada kelompok tani binaan Muhammadiyah. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian, yang merupakan salah satu pilar ekonomi di Sulawesi Selatan.
Andi Sudirman berharap kolaborasi yang erat antara Pemprov Sulsel dan Muhammadiyah dapat terus terjalin dan semakin kuat. Kerja sama ini telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan umat di wilayah tersebut.
Syawalan 1447 H: Momentum Penguatan Kolaborasi
Kegiatan Syawalan 1447 H yang menjadi wadah apresiasi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Salah satunya adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kehadiran Mendikdasmen Abdul Mu'ti menunjukkan pentingnya acara ini dan pengakuan terhadap peran Muhammadiyah di tingkat nasional. Sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan juga turut hadir, menandakan komitmen bersama dalam membangun daerah.
Momen Syawalan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan merumuskan langkah-langkah kolaboratif ke depan. Penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah sangat krusial untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews