Masih Banyak yang Perlu Digali, Nadiem Bakal Diperiksa Ulang Kejagung
Saat diperiksa kemarin, Nadiem membawa beberapa dokumen perihal pengadaan laptop Chromebook di masa pemerintahannya.
Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) rupanya masih belum puas memeriksa mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim Senin (23/6) kemarin. Meskipun pemeriksaan terhadap Nadiem berlangsung selaman kurang lebih 12 jam, masih ada beberapa hal yang ingin dikorek lagi dari Nadiem.
"Masih ada pertanyaan-pertanyaan juga yang perlu didalami," kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar kepada wartawan, Selasa (24/6).
Penyidik Kejagung rupanya juga sempat meminta kepada Nadiem membawa beberapa dokumen perihal pengadaan laptop Chromebook itu terjadi. Hanya saja dokumen yang dimaksudkan itu tidak dibawa oleh Nadiem.
Menurut Harli, keterangan Nadiem hingga kini masih sangat diperluas untuk membuat terang korupsi pengadaan laptop tersebut. Namun demikian dia tidak menjelaskan secara rinci kapan pemeriksaan terhadap Nadiem nantinya akan dilakukan kembali.
"Saya kira ini sangat terkait dengan beberapa jawaban nanti dari pihak-pihak lain yang akan terus dikonfirmasi kepada yang bersangkutan," tutup Harli.
Nadiem sebelumnya menyatakan terus bersikap koperatif selama proses penegakan hukum kasus dugaan korupsi pengadaan digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek Tahun 2019-2023.
“Saya akan terus bersikap kooperatif untuk membantu menjernihkan persoalan ini,” tutur Nadiem usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (23/6).
Nadiem menyebut, sebagai mantan Mendikbudristek, dia memiliki tanggung jawab untuk menjaga rasa percaya masyarakat terhadap kementerian selama masa kepemimpinannya.
“Demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transformasi pendidikan yang telah kita bangun bersama,” ungkapnya.