Maling Spesialis Hotel Mewah Dibekuk, Polisi Ungkap Modus Operandi
NW berpenampilan rapi, menyamar sebagai karyawan atau peserta seminar.
Seorang pria berinisial NW (43) yang diduga sebagai spesialis pencurian di hotel mewah akhirnya ditangkap oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pelaku menggunakan modus yang cukup cerdik, yaitu menyamar sebagai karyawan atau peserta seminar. Dengan mengenakan batik, menggantungkan lanyard di leher, dan membawa tas, NW berhasil mengelabui banyak orang tanpa menimbulkan kecurigaan.
Terakhir kali, pelaku beraksi di sebuah hotel di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat pada Selasa (10/2/2026). Saat itu, korban kehilangan tas ransel hitam yang berisi handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.
"Korban meninggalkan barangnya di ruang rapat untuk istirahat makan siang. Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya pada Senin (16/2/2026).
Setelah menerima laporan, tim Resmob segera bergerak cepat. Mereka menelusuri rekaman CCTV hotel dan menemukan kemiripan dengan dua kasus pencurian lainnya yang terjadi di hotel-hotel kawasan Jakarta Pusat pada Agustus dan Oktober 2025.
"Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan," jelasnya.
Berkat hasil penyelidikan yang intensif, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Akhirnya, NW ditangkap di kawasan Matraman, Jakarta Timur pada Jumat, 13 Februari 2026. Penangkapan ini menandai berakhirnya aksi pencurian yang telah merugikan banyak orang di hotel-hotel mewah tersebut.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504347/original/073836100_1771233008-maling_spesialis_hotel.jpeg)
Bergerak Sendirian
Dari tangan pelaku, pihak kepolisian berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk satu unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas berwarna hitam, serta pakaian yang digunakan saat pelaku melakukan aksinya, seperti baju batik, celana jeans, dan sepatu. Menurut Budi, pelaku yang bernama NW diketahui beraksi seorang diri, namun penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini.
Budi juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada saat menghadiri seminar atau kegiatan yang diadakan di hotel. “Jangan pernah meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Jika mengalami tindak kejahatan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110 yang siap membantu selama 24 jam,” ucapnya.
Saat ini, NW masih menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.