Ledakan Mercon Bantul Lukai Dua Remaja di Sanden, Polisi Olah TKP
Dua remaja di Bantul terluka parah akibat ledakan mercon racikan di Sanden saat membuat petasan. Polres Bantul kini selidiki insiden ini dan mengimbau warga waspada.
Kepolisian Resor (Polres) Bantul telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul insiden ledakan mercon racikan di sebuah rumah wilayah Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi pada Minggu (22/2) sekitar pukul 05.25 WIB, menggemparkan warga setempat.
Dua remaja, AAN dan FZA, menjadi korban luka parah dalam kejadian ini saat sedang meracik petasan. Mereka berdua tengah membuat mercon di teras rumah AAN ketika ledakan tak terduga terjadi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengambil tindakan cepat. Petugas telah mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kronologi Insiden Ledakan Mercon Racikan di Bantul
Kejadian bermula pada Minggu (22/2) sekitar pukul 05.00 WIB, ketika FZA datang ke rumah AAN di Pedukuhan Ngunan Unan, Srigading, Sanden. FZA membawa bubuk mesiu atau mercon seberat empat ons beserta plastik transparan dan mengajak rekan-rekannya untuk membuat mercon.
Dari beberapa orang yang berkumpul, hanya AAN yang bersedia membantu FZA meracik bahan berbahaya tersebut. Keduanya kemudian mulai membuat mercon di teras rumah AAN yang berdekatan dengan kursi.
Saksi melihat kedua korban meracik mercon dengan cara memasukkan bubuk mesiu ke dalam plastik. Bubuk tersebut kemudian diisi dengan batu kecil atau kerikil, lalu diikat menggunakan plester bening.
Nahas, setelah berhasil menyelesaikan satu mercon, saat mereka sedang membuat mercon kedua dan belum sempat diikat, terdengar bunyi ledakan keras. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada atap plafon, kaca jendela, serta lantai di lokasi kejadian.
Dampak dan Imbauan Polres Bantul Pasca Ledakan
Akibat ledakan mercon tersebut, kedua korban, AAN dan FZA, ditemukan dalam keadaan terluka parah dengan banyak darah di beberapa bagian tubuh mereka. Saksi-saksi di lokasi segera melarikan kedua korban ke RSUD Saras Adyatma menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain korban luka, insiden ini juga menyebabkan kerusakan material pada rumah tempat kejadian. Atap plafon hancur, kaca jendela pecah, dan lantai mengalami keretakan akibat dahsyatnya ledakan.
Menyikapi kejadian ini, Polres Bantul mengimbau seluruh warga untuk tidak meracik atau melakukan berbagai aktivitas terkait mercon dan petasan. Pihak kepolisian menekankan bahwa aktivitas semacam ini sangat berbahaya dan berisiko fatal bagi keselamatan jiwa.
Selain itu, Polres Bantul juga mengharapkan peran aktif orang tua agar lebih mengawasi segala bentuk aktivitas anak-anak terkait mercon. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian yang tidak diinginkan di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews