Petaka Mercon Rakitan Malam Takbiran di Pekalongan, 9 Remaja Jadi Korban dan Rumah Hancur

Ledakan yang menyebabkan rumah hancur dipicu adanya aktivitas merakit petasan di malam takbiran.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Petaka Mercon Rakitan Malam Takbiran di Pekalongan, 9 Remaja Jadi Korban dan Rumah Hancur
Petaka Mercon Rakitan di Malam Takbiran di Pekalongan, 9 Remaja Jadi Korban dan Rumah Hancur (Istimewa)

Sembilan remaja mengalami luka-luka akibat ledakan petasan yang terjadi di kawasan Noyontaan, Gang 8A, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (21/3) dini hari.

Ledakan yang menyebabkan rumah hancur dipicu adanya aktivitas merakit petasan di malam takbiran. 

"Ada suara ledakan keras dari depan rumahnya saat hendak ke kamar mandi," kata Harun, seorang saksi.

Saat keluar, ia mendapati bagian eternit rumahnya jebol dan berserakan akibat dampak ledakan.

“Asap tebal sempat membuat pandangan tertutup, setelah reda diketahui sumber ledakan berasal dari rumah di depan," ujarnya. 

Menurut relawan Indonesian Escorting Ambulance (IEA) Pekalongan Dimas Andre mengatakan kejadian ledakan diterima pukul 02.30 WIB. Tim rescue kemudian diberangkatkan pukul 02.52 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 03.07 WIB.

Tim gabungan dari relawan, kepolisian, dan warga melakukan penanganan di lokasi kejadian. Operasi penyelamatan dilakukan dengan metode Collapse Structure Search and Rescue (CSSR).

Petugas juga melakukan evakuasi serta memastikan kondisi lingkungan aman dari potensi bahaya lanjutan. Penanganan kejadian melibatkan Regu 1 Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Polsek Pekalongan Timur, relawan IEA, serta warga seintensif. 

"Sembilan orang anak dibawa ke rumah sakit Siti Khotijah Pekalongan dan RS Bendan Pekalongan untuk mendapatkan perawatan. Diantaranya mereka mengalami luka‑luka, sebagian mengalami luka bakar dan trauma serius, lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan intensif," ujarnya. 

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setyanto mengatakan pasca adanya ledakan menghancurkan rumah, pihak Gegana Brimob Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

"Kita sudah olah TKP bersama Brimob," kata dia. 

Dari hasil pemeriksaan sementara ada beberapa korban saat sedang membuat petasan diketahui bubuk petasan diracik dengan cara dimasukkan dalam selongsong. Sedangkan untuk dapat dibentuk mercon perlu proses pemadatan. 

"Pemadatan dengan cara dipukul-pukul menggunakan obeng dan palu sesaat kemudian terjadi ledakan," ujarnya. 

Dari lokasi kejadian polisi masih meminta keterangan saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti selongsong mercon. 

"Kita masih proses pemeriksaan saksi dan ada puluhan barang bukti sisa selongsong kita sita. Penyitaan untuk mendalami dari mana bahan peledak didapat," pungkasnya. 

Rekomendasi