Seorang pemuda berinisial FR mengalami luka bakar dan luka robek di sejumlah bagian tubuh setelah terjadi ledakan saat proses pembuatan petasan di wilayah Pandansari, Kelurahan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (19/2) malam.
Akibat insiden tersebut, korban menderita luka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan medis.
"Korban mengalami luka bakar dan luka robek pada kedua tangan, dada, wajah, serta paha akibat ledakan,” kata Kapolsek Kertek AKP Sutono, Jumat (20/2).
Advertisement
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, peristiwa itu bermula sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban bersama seorang saksi berinisial AR membeli bubuk mercon di Dusun Siono, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek.
Setelah memperoleh bahan tersebut, keduanya merakit petasan di rumah seorang warga berinisial M. Proses perakitan dilakukan menggunakan gulungan kertas serta peralatan berupa tabung dan mesin gerinda pemotong besi.
Diduga, percikan api yang muncul dari mesin gerinda saat digunakan untuk memotong besi menyambar bahan petasan yang tengah dirakit, sehingga memicu ledakan.
Advertisement
Warga sekitar yang mendengar suara ledakan segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri asal-usul bahan petasan yang digunakan dalam peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli, menyimpan, maupun merakit bahan peledak secara ilegal karena selain melanggar hukum, tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait dari mana bahan petasan tersebut diperoleh. Jika ditemukan adanya pelanggaran, akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.