Kronologi Viral Cekcok Pengendara Keluarkan Senpi di Pondok Aren, Polisi Ungkap Endingnya
Satuan Reserse Kriminal Polsek Pondok Aren telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sebuah video ramai di media sosial yang memperlihatkan adanya perselisihan antar pengendara di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Peristiwa itu terjadi pada Kamis (31/7), sekira pukul 20.30 Wib.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina mengatakan, Satuan Reserse Kriminal Polsek Pondok Aren telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas atas kejadian itu.
"Dari hasil penyelidikan kami, diperoleh identitas awal kedua pihak yang terlibat, masing-masing berinisial MR (24), yang juga merupakan perekam video, serta S (61) pemilik kendaraan jenis Mitsubishi Pajero Sport adalah SUV," kata Anne kepada wartawan, Jumat (8/8).
Penyebab Awal
Anne menjelaskan, penyebab awal perselisihan diduga karena S sedikit mengambil badan jalan. Sehingga, menghalangi jalur yang sempit dan memicu ketegangan.
Atas kejadian itu, Polsek Pondok Aren pun melakukan pemanggilan terhadap kedua belah pihak. Hal ini untuk melakukan mediasi guna mencari solusi damai.
"Alhamdulillah, pada malam hari ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan," jelasnya.
Keluarkan Senpi
Kemudian, terkait dengan dugaan kepemilikan senjata api (api) seperti video yang beredar. Anne memastikan, senpi itu merupakan senjata dinas.
"Dari hasil penyelidikan, kami memastikan bahwa senpi yang dibawa adalah senjata dinas. Saudara S saat ini berdinas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia," tegasnya.
Dengan tercapainya kesepakatan damai antara kedua pihak, Anne mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial tanpa konteks utuh dan tetap tenang.
"Bijaklah dalam menggunakan sosial media," pungkasnya.