Komisi VIII DPR Berkunjung ke Arab Saudi, Optimistis Haji 2026 Tetap Aman
Wachid menyebut, pemerintah Arab Saudi mengajak semua pihak berupaya mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Wachid menyebut bahwa pemerintah Arab Saudi optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap aman dilaksanakan meski masih ada konflik di Timur Tengah. Kepastian itu didapatkan Wachid usai Komisi VIII DPR melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi.
"Menyangkut situasi keamanan di sana, Alhamdulillah ya, dari persiapan ini, pemerintah Arab Saudi optimistis bahwa haji tahun 2026 tetap berjalan dengan baik, situasinya aman," kata Wachid di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).
Wachid menyebut, pemerintah Arab Saudi mengajak semua pihak berupaya mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
"Kita diminta untuk berharap untuk berdoa ya, upaya perdamaian segera terwujud yaitu di Timur Tengah segera terwujud antara Iran dan Israel, sama Amerika, ini, ini yang selalu disampaikan kepada kami," ujarnya.
"Dubes Indonesia, Dubes Indonesia yang ada di Arab Saudi juga menyampaikan demikian, baik Dubes Arab Saudi yang di Indonesia juga menyampaikan demikian. Nah, itu yang kami sangat antusias," sambungnya.
Masih Ada Sejumlah Catatan
Selain itu, Abdul Wachid mengungkapkan masih ada sejumlah catatan yang belum selesai dalam persiapan ibadah haji.
"Kami melangkah dari mulai mengecek pemondokan, terus katering, dan Arafah, Mina, Muzdalifah, sama bus Sholawat. Nah, persiapan ini memang kami lihat di situasi sana belum maksimal 100 persen ya. Masih ada yang perlu pembenahan terkait ketersediaan tenda di Arafah dan Mina," katanya.
Kloter Pertama Berangkat 21 April 2026
Rencananya, jemaah haji Indonesia kloter pertama dijadwalkan masuk asrama embarkasi pada 21 April 2026. Penerbangan perdana direncanakan lepas landas pada 22 April dan akan dilepas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk jemaah dari Jawa Barat nanti akan ada yang melalui Soekarno-Hatta, dan insyaallah akan dilepas langsung oleh Bapak Presiden, yang nanti menyusul Jawa Tengah dan Jawa Barat juga jam yang sama sekitar tengah malam ya itu nanti mulai take off dari Indonesia," pungkasnya.