Sujud Syukur Warnai Kepulangan Jemaah Haji Asal Sumsel ke Tanah Air
Suasana haru menyelimuti para jemaah saat kembali menginjakkan kaki ke Tanah Air.
Sebanyak 443 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) I Debarkasi Palembang tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (2/6). Suasana haru menyelimuti para jemaah saat kembali menginjakkan kaki ke Tanah Air.
Kloter 1 yang merupakan jemaah haji asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, itu tiba setelah melalui penerbangan langsung dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Palembang.
Pemulangan jemaah haji Debarkasi Palembang masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Kepulangan mereka diwarnai tangis haru dan rasa syukur dari jemaah. Begitu turun dari pesawat, beberapa jemaah nampak langsung sujud syukur di landasan bandara.
Mereka bersyukur bisa kembali ke kampung halaman setelah menempuh perjalanan ibadah selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.
Ada juga jemaah yang menengadahkan tangan sambil mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan rukun Islam kelima.
Rindu Suasana Tanah Suci
Hamdan (62), jemaah haji asal Semendawai Suku III, OKU Timur, mengaku masih merindukan suasana selama berada di Tanah Suci karena kebersamaan antar sesama jemaah yang dirasakannya begitu hangat. Bahkan dia sempat kepikiran tidak mau pulang karena betah di negeri Arab.
"Rasanya gak mau pulang lagi, bangik bonor (enak banget), betah di sana (Tanah Suci)," ungkao Hamdan.
Hamdan juga terkesan dengan pelayanan selama menjalankan ibadah haji. Dia mengaku mendapat banyak kemudahan selama berhaji.
"Semuanya enak, makan enak, hotel enak, kawan-kawan juga baik semua," kata dia.
Nurkasih, jemaah asal Belitang II, OKU Timur, menyebut perjalanan haji menjadi pengalaman paling berkesan dalam hidupnya. Meski harus menghadapi cuaca panas selama berada di Arab Saudi, ia tetap berusaha mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai.
Agar tetap sehat, selama menjalankan ibadah haji dirinya selalu berusaha menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. Hal ini dilakukan agar dapat terus beribadah dengan khusyuk.
Nurkasih berdoa agar anak keturunannya kelak dapat dimudahkan untuk berhaji. Dia mengaku ibadah haji paling dirindukan setiap muslim.
"Semoga anak keturunan kami nanti juga bisa ke sana juga, dimudahkan niat dan jalan mereka," kata Nurkasih.
Seluruh Jemaah Jalani Pemeriksaan Kesehatan
GM Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab memgatakan, seluruh jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan dan administrasi terlebih dahulu sebelum meninggalkan bandara. Tujuannya untuk memastikan kondisi para jemaah tetap sehat usai menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Petugas juga melakukan pemeriksaan secara detail terhadap barang bawaan jemaah. Saat bus mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji, kendaraan terlebih dahulu disegel sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan.
"Para jemaah mendapat serangkaian pemeriksaan kesehatan sekaligus sosialisasi terkait kewaspadaan penyakit setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. Kemudian diberangkatkan menuju Asrama Haji Palembang dan dipulangkan kembali ke daerah masing-masing," kata Syaugi.