Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Makassar Tiba, PPIH Catat 15 Orang Meninggal Dunia
Ada pun satu jemaah kloter 1 yang belum dipulangkan atas nama Beddu Habe (83).
Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Debarkasi Makassar tiba di Asrama Haji Sudiang, Senin (1/6). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar mencatat hingga saat ini ada 15 orang meninggal dunia.
Ketua PPIH Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail mengatakan, sebanyak 391 orang jemaah haji kloter 1 telah tiba di Asrama Haji Sudiang. PPIH Debarkasi Makassar pun menyerahkan 391 jemaah haji kepada Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle.
"Kenapa 391, karena di awal pemberangkatan memang ada jemaah yang tidak berangkat satu orang. Pada saat proses di Armuzna (Arafah-Musdalifah-Mina) kemarin ada satu jemaah dari Soppeng juga yang sementara dirawat di Al Jeddaani Hopital, Jeddah," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/6).
Ada pun satu jemaah kloter 1 yang belum dipulangkan atas nama Beddu Habe (83). Ikbal mengatakan Beddu Habe dirawat di Al Jeddani akibat penyakit sesak nafas.
"Saya perhatikan tadi semua jemaah haji yang datang, alhamdulillah sehat semua dan semoga meraih haji yang mabrur. Kami sudah menyerahkan ke jemaah kloter 1 ke Wakil Bupati Soppeng," ucapnya.
Sementara Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle mengaku bersyukur jemaah haji kloter 1 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng akhirnya tiba di Asrama Haji Sudiang. Selle mengaku masih ada satu jemaah yang kepulangannya tertunda akibat masih dirawat di rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi.
"Ada satu orang dari jemaah untuk kloter 1 yang tidak pulang malam ini. Jadi kita doakan mudah-mudahan diberi kesembuhan, tetapi rangkaian ibadah hajinya alhamdulillah semua selesai," kata politisi Partai Demokrat ini.
Siapkan Seremoni Penyambutan
Selle mengaku Pemkab Soppeng sudah menyiapkan seremoni menyambut kedatangan jemaah kloter 1.
"Kami atas nama pemerintah daerah akan mengawal sampai ke pemberangkatannya dari Asrama (Haji Sudiang) sampai ke daerah kami di Soppeng. Besok, InsyaAllah tidak ada aral melintang kembali berkumpul mereka dengan keluarganya," tuturnya.
Selle menambahkan, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan menjadi pelajaran. Alasannya, kuota haji tahun 2026 untuk Kabupaten Soppeng meningkat tajam dari 276 orang menjadi 720 jemaah.
"Tentu ada pelajaran berharga bagi kami barusan karena kami urus jemaah haji Soppeng sebanyak begini. Ada pembelajaran-pembelajaran, karena untuk pertama kalinya kuota tidak lebih dari 300 jemaahnya Soppeng, tapi sekarang ini hampir seribu," tuturnya.
Selle mengaku, penambahan kuota jemaah haji Soppeng sempat membuat repot. Meski demikian, Pemkab Soppeng juga senang dan bahagia kuota haji Soppeng akan terus bertambah. "Jadi barusan kami ini dan tentu saja repot tetapi kami senang kami bahagia," tutupnya.