Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar mencatat total 56 jemaah haji wafat dan 23 masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.
Advertisement
"Sampai sekarang ini, seperti yang tadi saya sampaikan bahwa yang sakit dan masih di Arab Saudi ada 23 orang dan yang meninggal 56 orang jemaah. Mudah-mudahan yang sakit cepat sembuh dan bisa pulang dan kembali ke Indonesia dan yang meninggal mudah-mudahan bisa Ahlul Jannah."
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Khaeroni, Kamis (3/8).
Khaeroni bersyukur pelaksanaan haji tahun 2023 secara keseluruhan berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menyadari masih banyak kekurangan dalam pemberian pelayanan kepada jemaah haji, khususnya yang lanjut usia (lansia).
Advertisement
"Tentu saja panitia sudah memberikan dedikasinya secara luar biasa mengeluarkan segala potensi yang dimilikinya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Tentu tidak ada yang sempurna di dunia, ada kekurangan kelemahan tetap kita benahi terutama dalam hal memberikan pelayanan kepada lansia tentu perlu kita sempurnakan secara terus-menerus walaupun," kata Khaeroni.
Advertisement
"Para jamaah haji benar-benar berakhlak karimah dan itu yang menjadi catatan sangat positif bagi jemaah haji yang lain dari luar negeri. Tidak ada jamaah haji dari Indonesia yang melakukan tindakan kriminal dan tindakan yang di luar etika oleh karena itu kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya jamaah yang sudah menunjukkan hal yang baik," kata dia.
Sementara Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Pelaksanaan Haji dan Umrah Arsad Hidayat menambahkan agar para jemaah yang sudah tiba di Asrama Haji Sudiang untuk benar-benar mengamalkan ibadahnya di masyarakat. Ia mengingatkan jemaah menjaga marwah haji mabrur sangat diharapkan.
Advertisement
Advertisement