Kemenekraf: Seni Budaya Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional Menuju Pasar Global
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan bahwa seni budaya perkuat ekonomi kreatif nasional dan membuka gerbang pasar global, menciptakan nilai ekonomi serta diplomasi budaya yang kuat.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan peran krusial seni dan budaya dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Hal ini sekaligus membuka peluang besar bagi para pelaku budaya untuk menjangkau pasar global yang lebih luas. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf, Dadam Mahdar, menyampaikan pandangan ini dalam acara "Culture Beyond Borders: International Cultural Showcase" di Museum Bank Indonesia, Jakarta, pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurut Dadam Mahdar, budaya memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif baik di tingkat nasional maupun internasional. Seni pertunjukan dan seni rupa khususnya, menjadi sarana efektif untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Ini juga menciptakan nilai ekonomi yang signifikan bagi para pelaku budaya di Tanah Air.
Kegiatan pertukaran budaya seperti "Culture Beyond Borders" dianggap memiliki nilai strategis yang tinggi. Acara ini mampu memperkuat hubungan antarbangsa melalui diplomasi budaya yang efektif. Kemenekraf berkomitmen untuk terus mendorong karya seni dan budaya Indonesia agar semakin dikenal di kancah global.
Peran Strategis Seni Budaya dalam Diplomasi Global
Dunia yang semakin terkoneksi saat ini menjadikan budaya tidak hanya sebagai identitas sebuah bangsa. Lebih dari itu, budaya bertransformasi menjadi jembatan diplomasi dan ruang dialog yang penting. Ini juga merupakan sarana fundamental untuk membangun saling pengertian antar masyarakat dunia.
Kemenekraf secara aktif mendorong agar karya seni dan budaya Indonesia semakin dikenal luas di tingkat global. Tujuannya adalah agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pegiat seni. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memajukan sektor ekonomi kreatif.
Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas budaya, dan berbagai negara sahabat sangat diperlukan. Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas promosi budaya Indonesia di kancah internasional. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Seni Budaya sebagai Penggerak Roda Ekonomi Lokal
Pelestarian budaya terbukti turut menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor pendukung. Hal ini disampaikan oleh Founder Belantara Budaya Indonesia, Diah Kusumawardani Wijayanti. Ia mencontohkan bagaimana penyelenggaraan pertunjukan budaya memiliki efek domino yang positif.
Pertunjukan budaya melibatkan penggunaan kebaya, kain tradisional, aksesori, hingga berbagai perlengkapan seni lainnya. Semua elemen ini memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha budaya. Diah menjelaskan bahwa barang-barang pendukung seperti konde, batik, tenun, dan aksesori juga ikut bergerak ekonominya.
Selain itu, Belantara Budaya Indonesia telah berhasil membina ribuan peserta didik. Banyak di antara mereka kini telah berkarier sebagai guru tari dan koreografer profesional. Mereka memperoleh penghasilan yang layak dari bidang seni budaya.
Belantara Budaya Indonesia saat ini membina sekitar 9.000 siswa melalui 22 sekolah tari dan musik tradisional gratis. Sekolah-sekolah ini juga mencakup fasilitas khusus untuk difabel dan sekolah inklusi. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan seni budaya yang merata.
"Culture Beyond Borders": Jembatan Antarbangsa dan Perayaan Budaya
Acara "Culture Beyond Borders: International Cultural Showcase" diselenggarakan dengan beberapa tujuan penting. Kegiatan ini memperingati 13 tahun berdirinya Belantara Budaya Indonesia. Selain itu, acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Pertunjukan budaya ini menghadirkan beragam kekayaan seni dari Indonesia. Tidak hanya itu, acara ini turut menampilkan budaya dari sejumlah negara sahabat. Beberapa negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Pakistan, Thailand, Palestina, Turki, dan Jepang.
Sumber: AntaraNews