Kakanwil Imigrasi Sulut Tegaskan Nol Toleransi Pungli, Perkuat Integritas Layanan
Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Utara menegaskan komitmen nol toleransi terhadap praktik pungutan liar (pungli), sekaligus memperkuat integritas dan disiplin layanan publik.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, secara tegas menyatakan komitmen institusinya terhadap integritas dan disiplin layanan. Penegasan ini disampaikan dalam rangka menerapkan 'zero tolerance' terhadap segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Imigrasi.
Pernyataan penting tersebut disampaikan Ramdhani saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu pada hari Rabu. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh jajaran akan pentingnya menjaga kepercayaan publik.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh pegawai mengimplementasikan tata nilai ber-AKHLAK dengan sungguh-sungguh, serta menjaga kedisiplinan jam layanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih dan akuntabel.
Memperkuat Integritas dan Disiplin Layanan Keimigrasian
Ramdhani menegaskan bahwa tidak ada toleransi sedikit pun bagi praktik pungutan liar di seluruh jajaran Imigrasi Sulawesi Utara. Setiap pegawai diwajibkan untuk menjunjung tinggi integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Penekanan pada tata nilai ber-AKHLAK menjadi fondasi utama dalam setiap aspek pelayanan keimigrasian. Hal ini mencakup orientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Selain itu, kedisiplinan jam layanan juga menjadi perhatian serius untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara tepat waktu. Komitmen ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional.
Optimalisasi Layanan Digital dan Pengawasan Hukum
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kakanwil Imigrasi Sulut mendorong pemanfaatan layanan digital seperti M-Paspor. Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian secara efisien.
Slogan "Melayani dengan hati menjaga kedaulatan negeri" menjadi semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Digitalisasi layanan juga bertujuan untuk mengurangi potensi interaksi langsung yang rawan penyalahgunaan wewenang.
Ramdhani juga menekankan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian agar setiap pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala pada bidang dokumen perjalanan, izin tinggal, serta status keimigrasian.
Langkah-langkah pengawasan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan operasional yang mungkin muncul. Dengan demikian, tugas keimigrasian dapat terlaksana dengan baik dan sesuai standar yang ditetapkan.
Tata Kelola Organisasi dan Citra Positif
Kakanwil Ramdhani mengingatkan jajarannya untuk memperkuat tata kelola organisasi secara menyeluruh. Hal ini termasuk pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan, serta pengelolaan barang milik negara secara tertib dan bertanggung jawab.
Selain itu, optimalisasi peran kehumasan juga ditekankan untuk mendukung citra positif institusi di mata publik. Komunikasi yang efektif dan transparan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Seluruh pegawai diajak untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama tim dalam mewujudkan organisasi yang profesional dan berintegritas. Kebersamaan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif.
Ramdhani berharap Kantor Imigrasi Kotamobagu dan seluruh jajaran Imigrasi Sulut terus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian. Peningkatan pengawasan dan pemberian pelayanan terbaik bagi masyarakat adalah prioritas utama.
Sumber: AntaraNews