KAI Buka Suara soal Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Stasiun Kebayoran
Seorang pengguna melihat pria tak dikenal diduga hendak mengambil foto atau video penumpang saat naik dan turun kereta.
Petugas KAI Commuter langsung mendalami informasi dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran yang viral di media sosial. Sejauh ini, pelaku belum ditemukan.
Peristiwa dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.10 Wib. Seorang pengguna melihat pria tak dikenal diduga hendak mengambil foto atau video penumpang saat naik dan turun kereta.
"Salah seorang pengguna yang mengetahui hal tersebut melaporkannya ke petugas di Stasiun Palmerah," kata Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5).
Petugas kemudian menyisir area bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran. Namun saat dilakukan pengecekan, orang mencurigakan yang diduga pelaku sudah tidak ditemukan.
"Namun petugas tidak menemukan orang yang mencurigakan tersebut," ujar Leza.
Leza menyebut penelusuran juga dilakukan melalui rekaman CCTV di area stasiun. Hasilnya, tidak terlihat sosok mencurigakan seperti yang dilaporkan.
KAI Berterima Kasih
Kendati demikian, KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada pengguna atas informasi yang disampaikan kepada petugas.
Dia turut mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak segan-segan melaporkan secara langsung kepada petugas jika merasa atau melihat kejadian yang mecurigakan untuk penanganan awal.
"KAI Commuter berkomitmen bahwa seluruh petugas akan langsung merespon laporan-laporan yang mencurugakan dari pengguna untuk segera dilakukan tindakan penanganan lebih awal," tandas Leza.