Jadi Tersangka, Lisa Mariana Dijemput Paksa Polisi Imbas Kasus Video Syur
Dalam kasus ini, Lisa tidak ditahan. Namun,status hukumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Lisa Mariana, ditangkap Ditressiber Polda Jawa Barat, terkait kasus video syur yang tersiar di internet.
Penangkapan terhadapnya dilakukan secara paksa karena perempuan yang dikenal sebagai selebgram itu sempat mangkir dari pemanggilan.
“Pemanggilan yang kedua ini disertai dengan upaya paksa. Iya pemeriksaan doang, udah kita tangkap Lisa ini sudah di sini sudah kita bawa ke sini, lagi diperiksa ini,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, kepada wartawan, Kamis (4/12).
Hendra menjelaskan, dalam kasus ini, Lisa tidak ditahan. Namun, ia memastikan, status hukum Lisa telah ditetapkan sebagai tersangka, sehubung unsur pidana yang telah terpenuhi.
“Tetapi kasus ini memang tidak dilakukan penahanan tapi unsur penyidikannya sudah terpenuhi semua tapi sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Saat ini, perempuan yang juga berperkara dengan eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu, tengah menjalani pemeriksaan di Gedung Ditressiber Polda Jabar.
Awal Kasus
Adapun kasus ini berawal dari pelaporan kelompok advokat pada Juli 2025. Lisa dilaporkan atas video porno yang beredar di internet.
"Jadi kini kita mengerjakan sesuai dengan yang dilaporkan oleh Asosiasi Advokat Indonesia terkait dengan adanya beredar video di Internet. Video pornografi atau asusila," kata Direktur Ditressiber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah, Kamis, (10/12).
Dari pemeriksaan awal, Lisa Mariana diduga berhubungan badan dengan seorang pria bertato, direkam secara sengaja kemudian disebarkan di internet.
"Kalau dilihat dari videonya ini video beredar yang memang sengaja dibuat, tetapi untuk penyebarannya kami belum sampai ke website yang menyebarkan. Masih proses pendalaman penyelidikan," jelas dia.
Lisa Sempat Mengaku
Pada 14 Juli 2025, ia kembali diperiksa terkait kasus tersebut. Usai menjalani pemeriksaan, Lisa mengaku, pemeran perempuan dalam video porno yang beredar memang dirinya.
"Iya betul," ujarnya singkat.
"Maaf ya mohon maaf banget power aku udah abis di atas, tadi aku juga sempat sakit jadi segitu dulu cukup,” imbuh dia.
Pemeran pria dalam video itu juga telah ditetapkan tersangka oleh polisi. Itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, pada Selasa (11/11) lalu.
"Kemudian yang menjadi tersangka ini akan diperiksa saat itu ada 2. Saudara LM dan F alias Tato (ditato). Ini merupakan hasil daripada upaya penyidikan yang sudah dilakukan,” kata Hendra.