ITDC Perkuat Keamanan dan Kebersihan di Kawasan The Mandalika
ITDC mengintensifkan pengamanan dan kebersihan di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, wujudkan wisata aman dan nyaman sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara intensif meningkatkan pengamanan dan kebersihan di area Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).
Program pengelolaan kawasan berkelanjutan ini telah dijalankan sejak tahun 2025 dan terus diperkuat secara bertahap hingga saat ini. Tujuannya adalah untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bagi wisatawan di seluruh kawasan The Mandalika tetap terjaga optimal.
General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menegaskan bahwa penguatan ini merupakan langkah konkret. Ini untuk memastikan seluruh aktivitas wisata di Tanjung Aan dapat berlangsung secara aman dan tertib bagi setiap pengunjung.
Penguatan Keamanan dan Fasilitas Pendukung di The Mandalika
ITDC telah menempatkan pos pengamanan di titik-titik strategis di seluruh area Tanjung Aan. Selain itu, patroli keamanan diintensifkan, baik pada siang maupun malam hari, termasuk patroli gabungan dengan pihak terkait.
Penguatan ini dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, dengan fokus utama pada titik-titik aktivitas wisata. Ini juga mencakup area interaksi pengunjung, guna memastikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.
Sebagai bagian dari upaya ini, ITDC juga menghadirkan fasilitas pendukung penting bagi wisatawan. Fasilitas tersebut meliputi toilet umum yang bersih dan posko pengamanan terpadu.
Kedua fasilitas ini telah beroperasi penuh sejak periode libur Lebaran bulan Maret 2026. Keberadaan fasilitas ini sangat krusial untuk mendukung kenyamanan dan keamanan para pengunjung.
Optimalisasi Kebersihan Lingkungan Kawasan The Mandalika
Dari sisi kebersihan, ITDC secara optimal memelihara area publik dan fasilitas wisata di Tanjung Aan. Area ini merupakan bagian dari cakupan pengelolaan kawasan seluas sekitar 193 hektare.
Sebanyak 95 personel khusus ditugaskan untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan kawasan secara rutin. Mereka bekerja keras memastikan setiap sudut area tetap bersih dan tertata rapi.
Pengelolaan sampah juga dilakukan secara rutin melalui sistem pengangkutan harian yang efisien. Estimasi volume sampah yang diangkut mencapai sekitar 9 meter kubik per hari dalam kondisi normal.
Selain itu, 51 personel layanan kebersihan (cleaning service) disiagakan setiap hari. Mereka memastikan fasilitas publik selalu layak dan optimal untuk digunakan oleh wisatawan yang berkunjung.
Penataan Aktivitas dan Sosialisasi untuk Pelaku Usaha
ITDC juga menerapkan pendekatan persuasif melalui sosialisasi intensif kepada para pelaku usaha di kawasan Tanjung Aan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan pemahaman dan kepatuhan terhadap tata kelola kawasan.
Penataan aktivitas juga dilakukan guna memastikan kesesuaian dengan pedoman yang berlaku. Upaya ini menjadi bagian penting dari pengendalian aktivitas di lapangan agar tetap tertib.
Melalui langkah-langkah komprehensif ini, ITDC ingin memastikan Tanjung Aan tidak hanya menjadi destinasi yang indah. Namun juga menjadi kawasan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung maupun pelaku usaha.
Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan di Tanjung Aan secara berkesinambungan. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas wisata dan pengembangan kawasan di KEK The Mandalika.
Sumber: AntaraNews