Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Aksi Bersih-Bersih, Wujudkan Kebersihan Pelabuhan Tanjung Priok
Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama instansi terkait menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Inisiatif ini menindaklanjuti perintah Presiden, wujudkan lingkungan Asri.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, bersama sejumlah pihak terkait, baru-baru ini menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan Program Aman, Bersih, Sehat, dan Rapi (Asri) yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Aksi ini adalah tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama (KSOP), serta Pelindo, untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan kawasan pelabuhan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua pihak yang beraktivitas.
Kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan lingkungan kerja serta fasilitas umum di area pelabuhan yang selama ini kerap menjadi lokasi penumpukan sampah. Kegiatan ini juga memiliki dimensi sosial dan keagamaan, mengingat bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.
Sinergi Lintas Instansi Wujudkan Lingkungan Asri
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan sarana untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antarinstansi. Kolaborasi ini melibatkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kodim 0502/Jakarta Utara, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama, Pelindo, serta Polsek jajaran.
Inisiatif ini tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan adalah milik bersama, bukan hanya satu pihak saja.
Presiden Prabowo Subianto secara khusus telah menginstruksikan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk TNI dan Polri, untuk bersinergi. Perintah ini mencakup unsur pelabuhan seperti KSOP dan Pelindo, agar bersama-sama menjaga lingkungan demi mewujudkan kawasan yang Asri.
Fokus Pembersihan dan Temuan Sampah di Pelabuhan
Kegiatan bakti sosial ini secara spesifik memusatkan perhatian pada pembersihan Gelanggang Olahraga (GOR) Bahtera Jaya. GOR ini merupakan fasilitas penting yang digunakan oleh para atlet layar angin dan selancar, serta berada di area aktivitas nelayan.
Setelah dibersihkan, fasilitas tersebut kini dapat digunakan kembali oleh para atlet untuk berlatih dengan aman, sehat, dan nyaman. Pembersihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di pelabuhan.
Selama pelaksanaan kerja bakti, petugas menemukan berbagai jenis sampah yang menumpuk di lokasi. Mayoritas sampah yang ditemukan adalah sampah rumah tangga dan sisa makanan, menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran akan pengelolaan sampah di area tersebut.
Sekitar 150 personel dikerahkan dalam kerja bakti ini, menunjukkan skala dan komitmen dari berbagai pihak yang terlibat. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama tiga hari terakhir dan mencakup delapan titik lokasi berbeda di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.
Dampak Positif dan Komitmen Berkelanjutan untuk Kebersihan
Pembersihan kawasan Pelabuhan Tanjung Priok ini membawa dampak positif yang signifikan, terutama bagi para atlet dan nelayan yang beraktivitas di sekitar GOR Bahtera Jaya. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung performa atlet serta kenyamanan nelayan.
Selain manfaat langsung bagi pengguna fasilitas, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antarlembaga dapat menghasilkan perubahan positif. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Kapolres Aris Wibowo menekankan bahwa setiap upaya yang dilakukan dianggap sebagai amal ibadah, meskipun tidak semua sampah dapat dibersihkan. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pelabuhan.
Diharapkan, inisiatif seperti Program Asri ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya bagi masyarakat di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Dengan demikian, kawasan pelabuhan akan selalu terjaga kebersihannya, mendukung aktivitas ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews