Istana: Sengketa Pulau Aceh dan Sumut Bisa Diselesaikan dengan Dialog
Presiden Prabowo Subianto akan segera mengambil keputusan final terkait status empat pulau tersebut.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menanggapi polemik yang sedang memanas antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara terkait klaim kepemilikan atas empat pulau di wilayah perbatasan. Menurutnya, konflik ini seharusnya bisa diselesaikan secara damai melalui dialog terbuka antar daerah.
"Ini harusnya tidak sulit untuk diselesaikan, bisa diselesaikan dengan kepala yang dingin, dengan cara yang baik-baik karena kita berdialog, kita berdiskusi sebagai sesama anak bangsa," ujar Hasan di kantor PCO, Jakarta, Senin (16/6).
Hasan menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto akan segera mengambil keputusan final terkait status empat pulau tersebut. Ia memastikan Presiden akan mempertimbangkan seluruh aspek administratif maupun historis.
"Presiden akan segera mengambil keputusan secepatnya dan dengan mempertimbangkan aspirasi-aspirasi maupun proses historis, proses administrasi yang sudah dijalankan selama ini," tambahnya.
"Jadi kita tunggu saja, secepatnya Presiden akan mengambil keputusan," imbuh Hasan.
Peluang Dialog Gubernur Aceh dan Sumut
Lebih lanjut, Hasan membuka peluang akan adanya dialog langsung antara Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebagai bagian dari upaya penyelesaian damai.
"Tidak tertutup kemungkinan untuk itu. Jadi karena akan mempertimbangkan berbagai macam hal, tidak tertutup kemungkinan untuk dialog bersama," pungkas Hasan.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah mengambil alih persoalan ini secara langsung usai berkomunikasi dengan pihak legislatif.
"Hasil komunikasi DPR RI dengan Presiden RI bahwa Presiden mengambil alih persoalan batas pulau yang menjadi dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatra Utara," ungkap Dasco, Sabtu (14/6).
Ketua Harian Partai Gerindra itu juga menyebut bahwa keputusan final Presiden terkait empat pulau ini ditargetkan rampung dalam pekan depan.
"Dalam pekan depan akan diambil keputusan oleh Presiden tentang hal itu," tegasnya.