Ironis, Balita di OKI Tewas Tenggelam saat Ditinggal Nenek Beli Token
Saat peristiwa terjadi kondisi rumah korban sedang mati listrik dan banjir. Sang nenek pergi untuk membeli token listrik di warung.
Seorang bayi perempuan berusia 1,2 tahun inisial M yang tinggal bareng neneknya tewas tenggelam saat banjir merendam rumahnya. Kejadian ini terjadi di Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (25/1) malam.
Kejadian itu bermula, ketika korban ditinggal pergi neneknya yang hendak mengisi token listrik di warung yang berjarak 50 meter dari rumahnya. Pasalnya, tempat tinggal yang dihuninya itu tengah padam.
Selepas beli token listrik, ia pun kembali pulang ke rumah dan langsung kaget ketika tak lagi menemukan cucunya yang semula sedang tidur.
Selanjutnya, saksi pun menghubungi orangtua korban untuk memastikan apakah mereka membawanya keluar atau tidak. Tak lama kemudian, tetangga menemukan korban tenggelam di samping rumahnya.
Kondisi Banjir
Saat ditemukan, korban masih bernapas namun meninggal dunia tak lama dalam perawatan di rumah sakit. Selanjutnya, korban dibawa pulang untuk dimakamkan.
"Benar, ada balita yang meninggal dunia saat banjir," kata Kasat Reskrim Polres OKI AKP Teguh Prasetyo, Senin (26/1).
Diduga Korban Terbangun
Teguh menyebut, saat kejadian tengah terjadi banjir beberapa centimeter. Diduga korban terbangun lalu merayap ke lantai dan keluar rumah hingga masuk ke genangan air.
"Penemuannya di genangan air banjir di samping rumah," sebutnya.
Atas kejadian itu, polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengawasi anggota keluarganya terhadap peristiwa yang membahayakan, apalagi dalam kondisi banjir. "Dalam keadaan apapun, orangtua bisa menjaga anaknya agar kejadian ini tak terulang," pungkasnya.