Fakta Pilu: Balita Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Cianjur, Orang Tua Sibuk Persiapan Pengajian

Seorang balita tewas tenggelam di kolam ikan di Cianjur, Jawa Barat, saat orang tuanya sibuk persiapan pengajian. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, murni kelalaian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Pilu: Balita Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Cianjur, Orang Tua Sibuk Persiapan Pengajian
Seorang balita tewas tenggelam di kolam ikan di Cianjur, Jawa Barat, saat orang tuanya sibuk persiapan pengajian. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, murni kelalaian. (Merdeka.com)

Cianjur kembali diwarnai kabar duka setelah seorang balita berinisial MB ditemukan tewas mengambang di kolam ikan. Insiden tragis ini terjadi di Kampung Pasirastana, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa lalu.

Korban, yang masih berusia balita, diduga tewas tenggelam karena lepas dari pengawasan orang tuanya. Saat kejadian, kedua orang tua MB sedang sibuk mempersiapkan kegiatan pengajian yang akan diselenggarakan di rumah mereka.

Pihak kepolisian dari Polres Cianjur telah memastikan bahwa kematian balita MB murni akibat tenggelam. Hasil visum di RSDH Cianjur tidak menemukan adanya bekas penganiayaan atau luka pada jasad korban.

Kronologi Penemuan Jasad dan Penyelidikan Polisi

Penemuan jasad balita MB pertama kali dilaporkan oleh saksi mata yang melihat korban mengambang di dalam kolam samping rumah orang tuanya. Warga sekitar segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Sukaluyu.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Dibantu oleh warga, jasad korban kemudian dievakuasi untuk dibawa ke RSDH Cianjur guna dilakukan visum.

Kanit Reskrim Polsek Sukaluyu, Iptu Teten Permana, menjelaskan bahwa hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Setelah proses visum selesai, jasad korban langsung dimakamkan. Kedua orang tua korban sempat mengalami syok berat dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

Dugaan Kelalaian dan Kesaksian Warga Sekitar

Menurut keterangan sejumlah saksi, korban sempat terlihat bermain seorang diri di teras rumah. Warga tidak terlalu memperhatikan karena menduga korban tetap berada dalam pengawasan orang tuanya yang sehari-hari membuka warung.

Orang tua korban baru menyadari bahwa sang anak tidak berada di teras rumah setelah warga geger dengan temuan jasadnya di kolam. Mereka sedang fokus mempersiapkan kegiatan pengajian yang akan digelar di rumah.

Diduga, balita MB bermain ke pinggir kolam hingga akhirnya terjatuh dan tewas tenggelam. Seorang warga sekitar, Usep (45), mengatakan, "Kami masih sempat melihat korban bermain di teras dan setelah itu tidak lagi terlihat kami pikir korban dibawa masuk ke dalam rumah. Kami terkejut ketika ada beberapa orang anak menyebutkan ada mayat balita di dalam kolam yang ternyata MB." Saksi lain melihat korban sudah mengambang dengan posisi kepala tenggelam.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi