Hari Ini, DPR Gelar Fit and Proper Test Puluhan Calon Dubes RI untuk Negara Sahabat
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan, ada puluhan calon dubes RI yang akan menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI.
Komisi I DPR RI dikabarkan bakal mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon duta besar (dubes) Republik Indonesia (RI) untuk negara sahabat. Kegiatan itu rencana digelar pada Sabtu (5/7) hari ini.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan, ada puluhan calon dubes RI yang akan menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI.
"Ya Sabtu-Ahad akan dilakukan fit and proper test di DPR terhadap 24 calon dubes," kata Sukamta saat dikonfirmasi, Sabtu (5/7).
Sukamta mengungkapkan, pihaknya telah mendapat restu dari pimpinan DPR RI untuk menggelar fit and proper test terhadap calon dubes pada hari ini. Namun, dia mengaku belum mengetahui pasti terkait dengan daftar nama calon dubes RI yang diusulkan oleh Pemerintah untuk 24 negara sahabat.
"Surat masih di Ketua Komisi I. Sebagian yang saya dengar memang ada yang cocok dengan daftar tersebut," katanya.
Dari agenda rapat yang didapat, sedianya proses fit and proper test itu akan digelar pukul 10.00-17.30 WIB. Namun, Komisi I DPR RI lebih dulu menggelar rapat internal untuk membahas mekanisme uji kelayakan dan kepatutan ini pada 09.30 WIB.
Presiden Prabowo Sudah Kirim Surat
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah mengirimkan surat usulan 24 calon duta besar untuk negara sahabat dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia menyebut, nama-nama tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komisi I DPR untuk fit and proper test.
"Sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR dan nantinya akan dibahas di Komisi I. Tadi dalam rapat paripurna saya sampaikan bahwa nama-nama bersifat rahasia. Kemudian pembahasannya pun bersifat rahasia karena ini pertama dan menyangkut legalitas," kata Puan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/7).
Fit and proper test akan digelar Komisi I dalam waktu dekat. Hasilnya akan dibawa ke paripurna DPR untuk disahkan sebelum dikirim ke pemerintah.
"Jadi nanti tunggu hasil dari fit and proper yang dilakukan oleh Komisi I. Mulai hari ini Komisi I akan melakukan mekanisme fit and proper proper test," jelas Puan.