Menteri Era Jokowi Masuk Bursa Calon Dubes RI untuk Amerika, Puan dan Dasco Kompak Jawab Begini
Menteri era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Jalla tersebut diisukan menempati posisi strategis yang sudah kosong sejak dua tahun lalu.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani merespons singkat soal munculnya nama mantan Menko Kemaritiman Dwisuryo Indroyono Soesilo sebagai calon Duta Besar (Dubes) untuk di Amerika Serikat (AS).
Menteri era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Jalla tersebut diisukan menempati posisi strategis yang sudah kosong sejak dua tahun lalu atau 2023 silam.
"Benar enggak ya?" kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7).
Meski begitu, Ketua DPP PDIP ini pun meminta untuk menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan yang digodok di Komisi I terkait nama-nama calon dubes yang diusulkan pemerintah.
Apalagi, nama-nama calon dubes tersebut juga masih dirahasiakan DPR hingga pembahasan nanti selesai.
"Jadi nanti tunggu hasil fit and proper dari DPR akan dilakukan oleh Komisi I. Mulai hari ini Komisi I akan melakukan mekanisme yang ada di Komisi I. Untuk melakukan fit and proper di Komisi I," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga tidak menjawab secara gamblang perihal nama Dwisuryo. Ia pun menjawab sama seperti Puan.
"Benar enggak ya," pungkasnya.
Sebelumnya, Puan mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah mengirimkan surat usulan 24 calon duta besar untuk negara sahabat dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia menyebut, nama-nama tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komisi I DPR.
"Sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR dan nantinya akan dibahas di Komisi I. Tadi dalam rapat paripurna saya sampaikan bahwa nama-nama bersifat rahasia. Kemudian pembahasannya pun bersifat rahasia karena ini pertama dan menyangkut legalitas," kata Puan.