Gus Salam Sebut Soliditas NU Bengkulu Bisa Jadi Teladan Khidmah untuk Kemaslahatan Umat
Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pengurus NU di daerah tersebut dapat menjadi teladan dalam memperkuat khidmah organisasi.
Kekompakan dan soliditas pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Bengkulu mendapat apresiasi dari KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam saat bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Bengkulu. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pengurus NU di daerah tersebut dapat menjadi teladan dalam memperkuat khidmah organisasi demi kemaslahatan umat.
Kunjungan Gus Salam yang didampingi sejumlah masyayikh dari Pondok Pesantren Al-Falah Ploso dan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri berlangsung pada Sabtu (6/6/2026). Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi bersama Katib PWNU Bengkulu KH Aly Shodiq, kemudian dilanjutkan pertemuan dengan Rais Syuriyah PWNU Bengkulu KH Hasbullah Achmad dan Ketua PWNU Bengkulu KH Khairudin Wahid.
Forum silaturahmi yang digelar di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, dihadiri para ketua dan rais PCNU dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Berdialog Langsung dengan Keluarga besar NU di Bengkulu
Sebelum acara dimulai, Gus Salam mengaku senang dapat kembali bertemu dan berdialog langsung dengan keluarga besar NU di Bengkulu. Ia menilai daerah yang dikenal dengan budaya toleransi dan semangat kebersamaan tersebut memiliki karakter sosial yang kuat serta sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini dijaga oleh Nahdlatul Ulama.
Dalam forum tersebut, Gus Salam mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme para pengurus NU yang datang dari berbagai daerah, termasuk wilayah yang berjarak cukup jauh dari Kota Bengkulu.
“kekompakan dan soliditas pengurus NU dari PWNU dan PCNU se-Bengkulu, bisa menjadi inspirasi sekaligus teladan bagi PBNU dan PWNU lain dalam mengelola organisasi,” ujar Gus Salam.
Potensi Ekonomi
Menurutnya, semangat pengabdian yang ditunjukkan para pengurus NU di Bengkulu mencerminkan kesungguhan dalam melayani warga nahdliyin dan masyarakat luas. Ia melihat perjuangan mengelola organisasi di daerah tidak hanya membutuhkan waktu dan tenaga, tetapi juga pengorbanan yang besar.
Selain menyoroti aspek organisasi, Gus Salam juga menilai Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Letak geografis yang berada di kawasan Bukit Barisan dan pesisir Samudera Hindia dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
“semangat dan komitmen berkhidmah NU untuk memajukan pelayanan kepada nahdliyyin dan masyarakat, sangat tinggi. Disamping itu, Bengkulu secara geografis, berada di sepanjang Bukit Barisan dan Samudera Hindia menjadi potensi yang sangat besar untuk dikelola,” katanya.
Karena itu, ia berpandangan bahwa pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi daerah perlu mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari tingkat pusat.
“jadi, kemajuan NU di Bengkulu membutuhkan keseriusan PBNU untuk memfasilitasi, mendampingi dan menguatkan seluruh inisiatif pengkhidmatan pengurus jam’iyyah kepada masyarakat berbasis kearifan dan potensi lokal,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah pengurus cabang turut menyampaikan pandangan terkait dinamika organisasi menjelang Muktamar NU. Mereka berharap kepemimpinan NU ke depan tetap berorientasi pada penguatan khidmah, pelayanan kepada umat, serta pengembangan organisasi yang inklusif dan berdaya guna.
Beberapa peserta juga menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi serta memperkuat peran NU sebagai wadah pengabdian sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Aspirasi
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gus Salam menyatakan bahwa harapan untuk menghadirkan organisasi yang semakin kuat, solid, dan berorientasi pada pelayanan umat merupakan keinginan yang juga berkembang di berbagai daerah.
Ia menilai NU Bengkulu memiliki modal sosial yang besar untuk menjadi contoh dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan berorientasi pada kemaslahatan.
“karenanya, kekompakan dan soliditas NU Bengkulu, bisa menjadi pelopor. Dari Bengkulu untuk PBNU baru yang solid, berintegritas dan tulus melayani demi kemashlahatan umat, masyarakat dan bernegara-bangsa,” pungkas Gus Salam.
Forum silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi dan memperkuat semangat pengabdian di lingkungan Nahdlatul Ulama menjelang berbagai agenda organisasi ke depan.