Pj Ketum PBNU KH Zulfa Mustofa Perkuat Solidaritas Lewat Silaturahim di Bandung
Pj Ketum PBNU KH Zulfa Mustofa menggelar silaturahim di Bandung untuk memperkuat solidaritas dan memastikan roda organisasi berjalan optimal, menarik perhatian jajaran NU se-Jawa Barat.
Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil rapat pleno Jakarta, KH Zulfa Mustofa, melakukan kunjungan penting ke Bandung. Kedatangan beliau bertujuan untuk memperkuat solidaritas internal organisasi di wilayah Jawa Barat. Langkah ini diambil demi memastikan seluruh roda organisasi dapat berjalan secara optimal di berbagai tingkatan.
Silaturahim ini diselenggarakan pada hari Ahad, setelah sebelumnya Kiai Zulfa mengunjungi Banten dan beberapa wilayah lainnya. Acara tersebut mempertemukan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat. Selain itu, hadir pula badan otonom (banom), lembaga-lembaga NU, serta para Rais dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Barat.
Pertemuan ini berlokasi di Gedung PWNU Jawa Barat, dihadiri perwakilan dari 27 PCNU se-Jabar. Kiai Zulfa menekankan pentingnya merawat kebersamaan dan menjaga ketertiban organisasi. Beliau juga menegaskan agar NU tetap konsisten sesuai khitahnya sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah.
Pesan Solidaritas dan Khitah Organisasi
Dalam kesempatan silaturahim tersebut, Kiai Zulfa Mustofa menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengurus NU di Jawa Barat. Beliau mengajak mereka untuk terus menguatkan peran pelayanan kepada umat. Hal ini krusial untuk menjaga keberadaan NU sebagai rumah besar yang menaungi seluruh warga nahdliyin.
Kiai Zulfa menegaskan bahwa tugas utama para pengurus adalah saling menguatkan, bukan saling melemahkan. "Tugas kita bukan saling melemahkan, tapi saling menguatkan," ujarnya. Pernyataan ini menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan setiap program organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Nahdlatul Ulama harus senantiasa hadir memberi manfaat bagi masyarakat. Kehadiran NU diharapkan dapat menenangkan umat di tengah berbagai tantangan zaman. Selain itu, NU juga harus terus berkhidmat untuk kepentingan bangsa dan negara secara menyeluruh.
Kehadiran Tokoh dan Perwakilan NU Jawa Barat
Agenda silaturahim Pj Ketum PBNU ini berlangsung sukses dengan kehadiran berbagai tokoh penting. Perwakilan dari 27 PCNU se-Jawa Barat turut serta dalam pertemuan ini. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan organisasi di tingkat daerah dan provinsi.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain KH Abu Bunyamin sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Barat. Turut hadir pula KH Ubaidillah Harist sebagai Wakil Rais dan KH Musyfi Amrullah. Kehadiran jajaran syuriah ini menambah bobot dan legitimasi acara silaturahim tersebut, memperkuat ikatan antar pengurus.
Selain itu, KH Ade Fatahillah selaku Katib Syuriah juga hadir bersama para wakil katib. Mereka adalah KH Asep Saepudin Abdillah, KH Rif’at Abi Syahid, dan Dr Ramdan Fawzi. Tokoh-tokoh seperti KH M. Lutfi, KH Cep Heri, dan KH Komarudin juga turut memeriahkan acara, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif PBNU dalam menjaga soliditas.
Sumber: AntaraNews