Gubernur Pramono Dukung Pemerintah Pusat Batasi Game Bertema Perang
Hal ini disampaikan Pramono menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh kepada pemerintah pusat yang tengah mengkaji pembatasan game bertema perang, termasuk PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).
Hal ini disampaikan Pramono menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta.
“Tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatasi agar persoalan yang terjadi di SMAN 72 tidak terulang kembali,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/11).
Menurutnya, langkah pembatasan game bertema perang juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Ia menekankan bahwa keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama.
“Intinya adalah memang ini tidak boleh terulang kembali sehingga apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat, pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya,” ucapnya.
Diketahui, ledakan terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta, Jalan Prihatin, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Insiden itu terjadi saat khotbah Jumat tengah berlangsung.
Terduga Pelaku
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad membocorkan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta berusia 17 tahun. Namun, dia enggan mengungkap detail sosok remaja tersebut.
“Usia 17 tahun, soal ini (identitas) biar nanti pihak yang berwenang atau pihak kepolisian menyampaikan ke rekan media,” jelas Dasco.
Dasco mengatakan, terduga pelaku sedang menjalani operasi. Informasi beredar, terduga pelaku mengalami luka cukup berat usai ledakan yang dibuatnya.
“Saya mendapatkan informasi (pelaku) masih di dalam dioperasi,” ucap Dasco.