Polisi masih terus melakukan pendalaman soal dugaan bullying atau perundungan terhadap Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) terkait kasus ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
"Masih pendalaman, agar fakta sebenarnya bisa ditemukan. Karena ABH masih tahap pemulihan pasca operasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budhi Hermanto saat dihubungi, Rabu (12/11).
Selain itu, saat ditanyakan soal ABH tidak memiliki tempat curhat dan apakah ia masih memiliki keluarga. Terduga pelaku disebutnya tinggal bersama ayahnya.
"ABH tinggal bersama ayahnya, sementara ibu bekerja di luar negeri," pungkasnya.
Advertisement
Sebuah ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta, Jln. Prihatin, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada, Jumat (7/11). Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
"Iya, benar ada ledakan," kata dia kepada wartawan.
Diketahui, dalam insiden yang terjadi pada Jumat (7/11) lalu itu menyebabkan 96 orang mengalami luka-luka.