Golkar Soal Kursi Wamenaker Kosong: Reshuffle Terserah Presiden
Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, menanggapi kursi Wamenaker kosong usai Immanuel Ebenezer ditangkap KPK.
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia menanggapi kosongnya kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) usai Immanuel Ebenezer alias Noel kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurutnya, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
“Menyangkut reshuffle itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden. Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden,” tutur Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/8).
Bahlil mengatakan, Golkar sebagai partai yang berpengalaman selalu mengikuti mekanisme dan konstitusi, serta menghormati kewenangan Presiden RI.
“Dan karena itu untuk reshuffle, mengangkat, memberhentikan, itulah hak prerogatif Bapak Presiden,” jelas dia.
Selain itu, dia turut menanggapi pembentukan Kementerian Haji yang nantinya memerlukan pejabat menteri dan wakilnya.
Sejauh ini, belum ada pembicaraan terkait penunjukan jabatan untuk kementerian baru itu ke Golkar.
“Sampai dengan hari ini belum ada pembicaraan itu,” ujar Bahlil.