Desa Wisata Sembungan di Wonosobo, yang berada di ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Desa yang dikelilingi kawasan pegunungan dan perbukitan ini menawarkan panorama alam yang memukau, seperti air terjun hingga sawah-sawah berundak.
Dengan bentang alamnya yang mempesona, tak heran jika desa ini mendapat julukan 'Swiss van Java' lantaran memiliki kemiripan dengan panorama di Swiss, Eropa.
Sederet destinasi wisata Desa Sembungan yang memikat wisatawan di antaranya adalah Puncak Sikunir, Gunung Pakuwaja, Telaga Cebong, hingga Curug Sikarim. Selain pemandangan alam yang memesona, budaya di Desa Sembungan juga masih dilestarikan.
Satu kearifan lokal yang ada di desa tertinggi di Pulau Jawa ini adalah Ruwat Gimbal, yang diadakan setiap tanggal 1 dalam kalender Jawa Suro. Ruwat Gimbal adalah upacara adat pemotongan rambut pada anak berambut gimbal untuk membersihkan dari hal buruk.
Kini, desa wisata ini berada di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sembungan. Pengelolaan oleh BUMDES Sembungan menunjukkan pemberdayaan ekonomi lokal melalui potensi pariwisata, sekaligus memastikan bahwa manfaat dari kegiatan wisata dapat langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.