FOTO: Massa Bakar Ban, Tolak Penutupan Tambang Galian C di Bogor
Ratusan sopir truk tambang bersama keluarga dan anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) menggelar aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat.
Massa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). (merdeka.com/ arie basuki)
ADVERTISEMENT
Ratusan sopir truk tambang bersama keluarga dan anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) menggelar aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). Massa membakar ban di jalan sebagai bentuk protes terhadap penghentian sementara aktivitas tambang galian C di Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Aksi ini menuntut pemerintah segera memberikan solusi atas dampak ekonomi yang mereka rasakan setelah penutupan tambang diberlakukan. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjatuhkan sanksi kepada sejumlah perusahaan tambang di wilayah tersebut. Penutupan sementara dilakukan buntut pelanggaran yang tetap terjadi meski sudah ada Surat Edaran Gubernur pada 19 September 2025. Salah satunya, truk tambang tetap melintas di jalan umum yang baru selesai diperbaiki
Massa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basukiMassa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi di kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025). merdeka.com/ arie basuki
Gubernur Jawa Barat menyoroti dilema mendalam di balik tewasnya belasan penambang ilegal di Bogor, yang dianggap pahlawan keluarga namun terlibat aktivitas melanggar hukum. Tragedi Penambang Ilegal Bogor ini memicu pemerintah mencari solusi komprehensif.
Pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat menyusun skema transisi untuk membuka kembali secara terbatas aktivitas tambang Bogor Barat, setelah sebelumnya ditutup oleh Gubernur Dedi Mulyadi, demi menjaga keseimbangan ekonomi dan lingkungan.
Polda Banten dan Pemprov Banten memperketat pengawasan truk tambang di Serang-Cilegon. Langkah ini diambil menyusul keluhan masyarakat pasca penutupan jalur di Parung Panjang. Apa dampaknya?
Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) mendesak pemerintah pusat segera bangun jalan khusus truk tambang penghubung Legok-Parung Panjang, solusi atasi konflik masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan relaksasi jam truk tambang di Parungpanjang selama perbaikan jalan. Kebijakan sementara ini bertujuan mencegah kemacetan parah dan menjaga mobilitas masyarakat.
Aksi protes truk tambang melumpuhkan Jalan Legok-Parung Panjang selama berjam-jam pada Kamis malam. Sopir menentang kebijakan jam operasional, memicu kemacetan panjang dan membuat warga penasaran.
Pemerintah Kota Palangka Raya kembali mendata ulang kepatuhan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan iklim usaha yang adil. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan Kepatuhan Pajak MBL
Pemerintah Provinsi Banten masih mendalami penyebab banjir Cilegon di Ciwandan, menegaskan analisis harus holistik dan tidak hanya terfokus pada aktivitas tambang galian C.
Upaya evakuasi terhadap dua korban saat ini dilakukan dengan sangat hati-hati, karena kondisi tanah di sekitar lokasi cukup labil dan berisiko longsor susulan.