Penampakan lokasi longsor di Cipongkor yang mengubur rumah-rumah warga di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat pada Senin (25/3/2024). Selain longsor, banjir bandang juga melanda desa tersebut. Foto: TIMUR MATAHARI / AFP
Dalam peristiwa tersebut setidaknya sembilan warga dilaporkan hilang saat longsor terjadi pada malam hari.
Semantara lebih dari 200 orang telah dievakuasi setelah longsor dan banjir bandang melanda desa tersebut. Foto: TIMUR MATAHARI / AFP
Saat ini para petugas berwenang sedang berjibaku melakukan pencarian korban yang masih terkubur material tanah dan puing bangunan. Foto: TIMUR MATAHARI / AFP
Berdasarkan dari data BPBD Jawa Barat mencatat ada sekitar 30-an rumah hancur serta 9 orang masih dalam proses pencarian di lokasi musibah longsor yang terjadi pada hari Minggu (24/3/2024) malam itu. Foto: TIMUR MATAHARI / AFP
Warga yang berhasil dievakuasi dari musibah tanah longsor berlindung di balai desa di Cipongkor. Tak hanya itu, bencana banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Cipongkor, atau tepatnya di Kampung Ciawi Joglo, Desa Sirnagali. Foto: TIMUR MATAHARI / AFP
Polda Jabar mengumumkan telah menemukan 16 kantong jenazah korban longsor Cisarua, dengan sembilan di antaranya berhasil diidentifikasi. Proses pencarian masih terus dilakukan, menyisakan misteri nasib puluhan warga lainnya yang belum ditemukan.
Operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan fokus pada 80 warga yang masih dinyatakan hilang, membuat pembaca penasaran akan perkembangan selanjutnya.
Komando Militer Siliwangi verifikasi laporan 23 prajurit TNI hilang akibat longsor Jawa Barat di Bandung Barat. Pencarian korban terus berlanjut di tengah cuaca ekstrem.
Tim DVI terus berupaya mengidentifikasi korban Longsor Jawa Barat di Cisarua, Bandung Barat, sementara puluhan warga masih dinyatakan hilang dan bantuan terus disalurkan.
Tim SAR gabungan menghadapi kendala cuaca ekstrem dalam upaya pencarian korban longsor Bandung Barat di Desa Pasirlangu, dengan 82 warga masih tertimbun dan ratusan lainnya mengungsi akibat bencana ini.
Kodam III/Siliwangi terus menelusuri dugaan 23 anggota TNI hilang akibat longsor Cisarua Bandung yang melanda Kampung Pasir Kuning. Simak kendala dan upaya pencarian korban yang masih berlangsung.
Tim SAR gabungan terus berupaya mencari puluhan warga yang masih hilang akibat Longsor Bandung Barat di lereng Gunung Burangrang, Jawa Barat, menyusul hujan deras yang memicu bencana ini.
Kondisi cuaca ekstrem menghambat upaya pencarian 82 korban yang tertimbun longsor Cisarua Bandung di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, menyebabkan sembilan warga meninggal dunia dan ratusan lainnya mengungsi.
Bencana longsor Cisarua Bandung di lereng Gunung Burangrang memaksa ratusan warga mengungsi, sementara tim SAR gabungan terus mencari puluhan korban yang tertimbun.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status darurat bencana longsor setelah insiden di Desa Pasirlangu, Cisarua, dengan 82 warga masih dalam pencarian.
Puluhan warga masih hilang usai longsor dahsyat menerjang Cisarua Bandung Barat dini hari tadi, tim SAR gabungan berpacu dengan waktu mencari korban selamat.
BPBK Aceh Jaya meminta pengendara berhati-hati melintasi Gunung Geurutee karena tumpahan CPO yang sering terjadi, memicu kekhawatiran keselamatan di jalur vital ini.
Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan penyaluran bantuan Jayapura bagi warga terdampak banjir Danau Sentani dilakukan secara kolektif, menjamin pemerataan dan akuntabilitas. Bagaimana mekanisme distribusinya?
Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengimbau warganya untuk tetap waspada Banjir Sarolangun susulan. BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Jember menetapkan status siaga darurat kekeringan untuk menghadapi potensi kemarau ekstrem yang diprediksi BMKG mencapai puncaknya pada Agustus 2026.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim sigap menyalurkan Bantuan Korban Puting Beliung di tiga kecamatan terdampak, memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi pascabencana alam.
BPBD Bangka Tengah telah memetakan sejumlah titik rawan Karhutla di wilayahnya guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap potensi api.